Video: Teknologi HIFU di RS Abdi Waluyo Bantu Deteksi Mioma Lebih Dini

7 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia- Kesehatan perempuan menjadi isu penting pada peringatan Hari Perempuan Internasional (International Women's Day) yang jatuh pada tanggal 8 Maret.

Salah satu penyakit yang banyak dialami perempuan adalah penyakit mioma (fibroid rahim) atau penebalan otot karena diderita oleh 40%-80% perempuan di dunia.

Ketua Departemen Obstetri dan Ginekologi Rumah Sakit Abdi Waluyo, Sigit Pramono mengatakan kasus Mioma mirip dengan adenomiosis karena terkait penebalan otot baik penebalan ke rongga rahim, penebalan kantung kemih atau usus.

Dimana kasus mioma atau adenomiosis terus mengalami kenaikan di dunia termasuk di Indonesia, pada 2021 insiden mioma terjadi pada 40-80% perempuan di usia reproduksi dimana 1/4 kasus membutuhkan pembedahan.

Perempuan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran karena kasus mioma terkadang tanpa gejala yang tidak disadari. Namun kasus ini dapat dideteksi awal sejak muda seperti sakit saat menstruasi dengan kadar yang banyak, dimana saat ini teknologi kedokteran sudah memudahkan proses deteksi tanpa menyebabkan sakit

Seperti apa kasus mioma melanda perempuan Indonesia? seperti apa gejala, dampak dan pengobatannya? Selengkapnya simak dialog Maria Katarina dengan Ketua Departemen Obstetri dan Ginekologi Rumah Sakit Abdi Waluyo, Sigit Pramono dalam Sustainable Health, CNBC Indonesia (Senin, 09/03/2026)


Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Berita Kasus| | | |