Tolak Tuntutan AS, Iran Tegaskan Takkan Menyerah Tanpa Syarat

1 day ago 8
Internasional

Tolak Tuntutan AS, Iran Tegaskan Takkan Menyerah Tanpa Syarat

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

TEHERAN (Waspada.id): Iran menolak tuntutan Amerika Serikat (AS) agar menyerah tanpa syarat dan menegaskan akan terus mempertahankan diri selama diperlukan, kata Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, Ahad (8/3/2026).

Pada Jumat (6/3/2026), Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa AS tidak akan menandatangani perjanjian apa pun dengan Iran dan tidak akan menerima apa pun selain “penyerahan tanpa syarat”.

“Kami tidak pernah menyerah. Kami tidak akan menyerah tanpa syarat, dan kami akan terus melawan selama diperlukan,” kata Araghchi kepada penyiar NBC News.

“Kami terus mempertahankan diri dan kami membela wilayah kami, rakyat kami, serta martabat kami. Martabat kami tidak untuk diperjualbelikan,” kata Araghchi.

Araghchi menambahkan bahwa Iran menilai masih terlalu dini untuk membahas syarat-syarat gencatan senjata dengan AS pada tahap saat ini.

“Harus ada pengakhiran perang secara permanen. Dan selama hal itu belum tercapai, saya pikir kami perlu terus berjuang demi rakyat kami dan keamanan kami,” ujar Araghchi.

Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) pada Ahad (8/3/2026) mulai menggunakan rudal generasi baru pada gelombang serangan ke-28 Operasi Janji Setia 4. Rudal-rudal generasi baru, menurut IRGC digunakan untuk menargetkan kota-kota di Israel dan aset militer AS di kawasan Timur Tengah.

Dalam sebuah pernyataan dikutip Al Mayadeen, IRGC mengatakan mengerahkan rudal Kheibar generasi terbaru, dilengkapi dengan hulu ledak sangat berat.

Serangan dilaporkan menargetkan Bir al-Sabe’ dan Tel Aviv, dan juga infrastruktur di Pangkalan Udara Al-Azraq, Yordania. Masih menurut pernyataan IRGC, skala dan kedalaman serangan militer Iran terhadap musuh-musuhnya akan berkembang lebih besar pada beberapa jam dan hari ke depan, sebagai response Iran terhadap agresi AS dan Israel.

Sementara, pejabat Iran mensinyalkan kesiapan mereka untuk melanjutkan perang, di mana komandan Markas Besar Khatam al-Anbiya, Mayor Jenderal Ali Abdollahi Aliabadi, mendeklarasikan bahwa Iran akan terus menekan “hingga musuh-musuh menyerah dan menyesal”.(rep)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |