Jakarta, CNBC Indonesia - Tim Cook resmi lengser dari jabatannya sebagai CEO Apple yang diembannya selama 15 tahun terakhir per 1 September 2026. Posisi orang nomor satu di perusahaan kini diserahkan kepada John Ternus, mantan wakil presiden senior bidang teknik perangkat keras.
Melalui akun X-nya, Tim Cook menyampaikan salam perpisahan. Ia mengucapkan terima kasih dan memastikan rasa cintanya pada komunitas Apple tidak pernah berubah.
"Salam hangat untuk komunitas Apple pada hari terakhir saya sebagai CEO. Jabatan saya akan berubah besok, namun cinta saya kepada komunitas Apple tidak pernah berubah. Terima kasih telah menjadi sumber inspirasi tanpa henti. Saya sangat bersyukur dan antusias menyambut babak baru," tulisnya.
Tim Cook tidak sepenuhnya meninggalkan Apple setelah melepaskan jabatan CEO. Pria berusia 65 tahun itu akan mengemban tugas baru sebagai ketua eksekutif perusahaan.
Ternus sendiri bergabung dengan Apple pada 2001. Memulai kariernya di tim desain Apple, jabatan terakhirnya berada di unit perangkat keras dengan melapor langsung kepada Tim Cook.
Ia adalah sosok yang memimpin tim teknik di balik seluruh lini produk utama Apple.
Mitra dan Direktur Pelaksana Senior di perusahaan investasi Wedbush Securities (sebelumnya disebut Yorkville Ives & Co), Dan Ives, menilai Tim Cook meninggalkan perusahaan dalam kondisi yang sangat rapi. Menurutnya, Ternus akan melanjutkan estafet kepemimpinan dengan fokus yang berbeda, yakni pada teknologi kecerdasan buatan (AI).
"Tapi sekarang soal Ternus yang mendefinisikan bab AI," kata dia, dikutip dari New Straits Times, Selasa (1/9/2026).
Rantai pasok yang telah dibangun oleh Tim Cook kemungkinan besar akan tetap dipertahankan. Sementara di bawah kepemimpinan penggantinya, Ives memperkirakan Ternus bakal lebih berfokus pada inovasi perangkat keras.
New Straits Times menuliskan bahwa Ternus dipuji di internal perusahaan berkat upayanya dalam membuat produk yang lebih tahan lama, andal, dan tangguh, termasuk desain yang berfokus pada pengurangan jejak karbon.
Namun, pertanyaan berikutnya adalah sosok pemimpin seperti apa yang akan ditampilkan Ternus sebagai CEO nantinya. Analis Creative Strategies, Carolina Milanesi, mengatakan bahwa banyak orang mengenal Ternus bukan sebagai sosok CEO.
"Anda mungkin mengenalnya sebagai kepala teknik, namun saat menjadi CEO, semuanya berubah. Tanggung jawab lebih besar, kekuasaan lebih besar. Anda memainkan peran yang berbeda," ujar Milanesi.
Acara tahunan peluncuran iPhone terbaru pada 9 September 2026 mendatang kemungkinan besar bakal menjadi panggung debut bagi Ternus sebagai pemimpin baru Apple.
Nasib Apple di Bawah John Ternus: Hadapi Krisis Chip dan Tantangan AI
Posisi AI Apple adalah isu paling krusial yang diwarisi Ternus. Perusahaan menghadapi kritik tajam atas keterlambatan perombakan Siri dan lambatnya langkah mereka dalam AI generatif, yang berujung pada perombakan kepemimpinan di divisi AI serta keputusan untuk membangun ulang Siri dengan teknologi Gemini milik Google sebagai fondasinya. Penerapan skala penuh Siri yang baru dijadwalkan pada September mendatang. Ulasan awal dilaporkan positif oleh Bloomberg.
Dalam panggilan pendapatan (earnings call) terakhirnya sebagai CEO, Cook mendeskripsikan kemampuan Apple untuk memproses beban kerja AI secara langsung di perangkat (on-device) sebagai keunggulan strategis dibandingkan para pesaing yang bergantung pada cloud, serta menyatakan bahwa perusahaan melihat "peluang yang luar biasa" di masa depan dalam bidang AI.
Terkait tantangan rantai pasok dan keuangan, bidang yang menjadi landasan reputasi Cook, Ternus diperkirakan akan mengandalkan Kepala Operasional (COO) Sabih Khan dan Direktur Keuangan (CFO) Kevan Parekh ketimbang mengelola masalah tersebut secara langsung.
Apple juga menghadapi tantangan besar di kala dunia menghadapi krisis kelangkaan chip memori dan penyimpanan yang persisten. Perusahaan menyebut krisis ini sebagai pemicu kenaikan harga beberapa lini produk baru-baru ini, sebuah masalah yang tidak mereka perkirakan akan tuntas sebelum tahun depan.
(fab/fab)
[Gambas:Video CNBC]

2 hours ago
2

















































