Sambut Ramadhan, MUI P. Sidimpuan Gelar Haflah Alquran, Zikir dan Tabligh Akbar

3 hours ago 1

P.SIDIMPUAN (Waspada.id) : Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padangsidimpuan gelar Haflah Alquran, Zikir Akbar dan Tabligh Akbar di Masjid Agung Al-Abror Padangsidimpuan, Senin (16/2/2026).

Penyambutan bulan suci Ramadhan yang diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran oleh tiga orang Qori/Qoriah terbaik Kota P.Sidimpuan dihadiri Walikota Kota P.Sidimpuan Dr.Letnan Dalimunthe,SKM M.Kes, Ketua DPRD P.Sidimpuan Sri Fitrah Munawaroh Nasution, S.Ak, Rektor UIN Syahada Padangsidimpuan Prof.Dr.Muhammad Darwis Dasopang MA.

Kemudian juga hadir Wakil Ketua DPRD P.Sidimpuan Rusidy Nasution, Asisten I Setdako P.Sidimpuan Iswan Nagabe Lubis, Kakan Kemenag P.Sidimpuan diwakili Maralias, Kakan Kementerian Haji dan Umroh P.Sidimpuan, UPT Masjid Al-Abror, NU, Muhammadiyah, Alwasliyah, BKMT, Pengajian Akbrar dan pengajian lainnya serta alim ulama, masyarakat dan santri.

Sekretaris MUI Padangsidimpuan Dr.Zul Anwar Ajim Harahap, MA, saat berikan ceramah pada acara penyambutan bulan suci Ramadhan yang digelar MUI P.Sidimpuan di Masjid Agung Al-Abror P.Sidimpuan, Senin (16/2/2026). Waspada.id/Mohot Lubis

Walikota Kota P.Sidimpuan Dr.Letnan Dalimunthe, SKM M.Kes dalam sambutannya mengatakan bulan suci Ramadhan bukan sekedar ritual menahan lapar dan haus, melainkan momentum besar untuk melakukan transformasi spritual dan sosial bagi masyarakat.

Ramadhan 1447 H ini, ujar Wali Kota jadi kesempatan untuk kembali melakukan muhasabah dan peningkatan kualitas iman. Untuk Itu, Letnan mengajak Saya seluruh elemen masyarakat Padangsidimpuan menjaga kesucian bulan ramadhan, bersinergi dengan ulama, meningkatkan kepedulian sosial dan menjaga kebersihan dan keamanan.

Pemko Padangsidimpuan, lanjut Wali Kota mengapresiasi peran MUI Padangsidimpuan yang terus menjadi pelita bagi umat dalam memberikan panduan ibadah yang sejuk dan mempersatukan

“Sinergi antara pemerintah dan ulama adalah kunci utama demi mewujudkan P.Sidimpuan yang religius dan sejahtera,” jelas Letnan Dalimunthe.

MUI Tenda Besar Umat Islam

Ketua MUI Padangsidimpuan, Ustadz Drs.H.Zulfan Efendi Hasibuan MA dalam sambutannya mengatakan MUI sebagai tenda besar umat Islam terus berupaya memberikan yang terbaik bagi umat sesuai dengan ajaran agama Islam, termasuk mendorong penguatan dan peningkatan iman umat lewat berbagai kegiatan.

“MUI tidak punya massa, tidak punya anggota yang banyak, tapi MUI merupakan milik bersama umat sehingga kalau kita ingin melihat MUI jadi besar, Mak kita harus bersatua tanpa memandang golongn atau latar belakang organisasi,” tuturnya.

Untuk memastikan daging yang dijual ke masyarakat halal, ucapya MUI telah berulang kali turun ke pasar mewawancarai penjual daging sekaligus memberikan edukasi agar menjaga kehalalan daging yang dijual. “Terkadang ada yang risih ketika kita datang, tapi ini, tapi ini tanggungjawab moral,” jelas Ketua MUI.

Senada dengan yang disampaikan Wali Kota, Ustadz Zulfan juga menegaskan bahwa MUI merupakan mitra pemerintah. Sebagiamana dikatakan Rasullullah, ungkapnya, jika ulama dan umaroh (pemimpin) tidak baik, maka rusaklah umat.”Untuk itu mari tetap kita jaga kemitraan ini,” ajaknya.

Padangsidimpuan yang sering disebut sebagai kota religi, ungkapnya, dapat terwujud, jika masyarakat dan elemen yang ada bersikap sebagai warga yang tinggal di daerah religi.

“Kota kita disebut kota religius, tapi cafe lebih ramai, termasuk bukber (buka bersama).Sampai sholat taraweh masih disitu, gimana solat isya nya,” tegas ketua MUI.

Pada kesempatan itu, Ustadz Zulfan mengungkapkan bahwa MUI Padangsidimpuan akan melakukan Safari Ramadhan. Kemudian ada kajian ilmu setiap hari Senin, Rabu dan jumat di Kantor MUI Padangsidimpuan.

Rektor UIN Syahada Padangsidimpuan Prof Dr.Muhammad Darwis Dasopang, MA yang juga menjabat sebagai Dewan Pertimbangan MUI Padangsidimpuan mengajak umat untuk menjaga kesucian Ramadhan.

Bangun Keikhlasan

Sekretaris MUI Padangsidimpuan Dr.Zul Anwar Ajim Harahap, MA, dalam ceramahnya menjelaskan penyambutan bulan suci Ramadhan maupun peringatan dalam konteks Islam tujuannya sangat positif karena didalamnya ada ceramah dan kajian ilmu, amal dan zikir.

Berdasarkan ajaran agama Islam, paparnya, ada tiga macam orang yang beramal. 1. Zalimun linafsihi yakni orang yang menzalimi diri seperti berupaya untuk menghindari kewajiban. 2. Muqtashid yakni golongan yang seimbang antara kebaikan dan keburukannya. 3. Sabiqun bil khairat yakni orang yang selalu bersegera dalam kebaikan, menunaikan kewajiban, menambah dengan amalan sunnah, dan menjauhi maksiat.

Ia mengingatkan bahwa keikhlasan dalam mengahdiri majelis ilmu, termasuk kegiatan penyambutan ramadhan sangat penting dibangun sehingga kedepan jangan hanya menunggu undangan untuk hadir.(id46)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |