Pj. Geusyik Gampong Hagu Selatan Ibnu Agus sedang meredam aksi protes warga soal penerimaan bantuan perbaikan rumah korban banjir yang dinilai tidak berkeadilan di depan Kantor Geusyik setempat, Sabtu (14/2).Waspada.id/Zainuddin Abdullah
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
LHOKSEUMAWE (Waspada.id): Usai meredam aksi warga yang memprotes soal penerimaan bantuan perbaikan rumah korban banjir yang tidak sesuai harapan, Pj Geusyik Gampong Hagu Selatan Ibnu Agus meminta pemerintah dan BNPB untuk melakukan verifikasi ulang data penerima bantuan, Sabtu (14/2).
Sekira pukul 10.00 WIB, puluhan warga khususnya emak-emak mendatangi Kantor Geusyik Hagu Selatan untuk memprotes soal penerima bantuan korban banjir tidak mengutamakan korban rusak ringan.
Warga berharap bantuan itu seharusnya mengutamakan kebutuhan korban banjir yang rusak sedang. Aksi protes warga justru disambut baik oleh PJ Geusyik Hagu Selatan Ibnu Agus.
Geusyik mengatakan hasil verifikasi data dari BNPB justru mengabaikan korban yang rumahnya rusak sedang.
Setelah mendengar dan menampung aspirasi warga, geusyik pun memberi pemahaman bahwa bagi yang belum mendapat bantuan agar bisa bersabar. Karena masih ada peluang tahap dua yang akan diverifikasi data penerimanya.
Geusyik menyebutkan pihaknya sudah pernah mengajukan proposal bantuan Hagu Selatan sebanyak untuk 200 KK lebih. Namun sayangnya, hasil verifkasi ternyata hanya terpilih untuk 81 korban banjir.
Geusyik mengaku sejumlah geusyik gampong lain juga mengalami hal yang sama dikepung aksi protes warganya.
Menurut geusyik yang memicu protes warga adalah hasil verifikasi data penerima bantuan. Sehingga untuk meredam kemarahan warga, maka pemerintah diminta untuk melakukan verifikasi ulang data penerimaan bantuan dengan mengutamakan korban yang rumah rusak berat dan rusak sedang.
Karena hasil verifikasi data saat ini justru menimbulkan kesenjangan sosial dan kecemburuan di tengah masyarakat .
“Saya dan sejumlah geusyik lainnya yang mendapat aksi protes warga meminta pemerintah melakukan verifikasi ulang data penerima bantuan. Kalau tidak geusyik dan perangkat desa akan merasa kewalahan menghadapi aksi warga yang tidak terima kondisi sekarang,” tegasnya.
Geusyik menambahkan pasca aksi protes warga, dirinya dan perangkat desa akan mengadakan rapat untuk meredam keadaan menjadi kondusif. (id72)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.





















































