Aipda Hendra, personel Polres Pidie, menyiapkan kebab di Simpang Rawa sepulang dinas sebagai ikhtiar menambah nafkah keluarga.Waspada.id/ Muhammad Riza
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
Dedikasi anggota kepolisian tidak hanya terlihat saat bertugas di lapangan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu tampak pada sosok Aipda Indra Afrizal, personel Polres Pidie, yang memanfaatkan waktu sepulang dinas dengan berjualan kebab di kawasan Simpang Rawa.
Setelah menuntaskan tugasnya di bidang kehumasan, Indra memilih tetap produktif melalui usaha kecil di sektor kuliner. Ia menjajakan beragam menu sederhana seperti kebab original, kebab jumbo, roti burger, serta minuman ringan.
Baginya, langkah tersebut merupakan ikhtiar untuk menjaga kesejahteraan keluarga sekaligus tetap berkontribusi kepada masyarakat melalui usaha mandiri yang nyata. Lapak kebabnya berlokasi di sekitar Simpang Rawa, Kabupaten Pidie, dan mulai beroperasi sejak sore hingga malam hari.
Ia melayani pelanggan dari berbagai kalangan, mulai dari warga sekitar hingga rekan sesama anggota kepolisian. Aktivitas itu dijalaninya tanpa mengabaikan tanggung jawab sebagai aparat negara. “Saya tetap mengutamakan tugas sebagai anggota Polri. Usaha ini saya jalankan di waktu luang setelah dinas selesai,” ujarnya.
Usaha mikro seperti yang dijalankan Indra merupakan bagian penting dari denyut ekonomi masyarakat. Banyak keluarga Indonesia bertahan bukan hanya karena kebijakan besar, tetapi karena langkah-langkah kecil yang diambil individu untuk menjaga kestabilan rumah tangganya.

Dalam konteks itulah, lapak kebab sederhana di sudut jalan memiliki makna sosial yang lebih luas. Langkah Indra juga mencerminkan wajah lain aparat kepolisian bahwa di balik seragam, mereka tetap manusia biasa yang memiliki tanggung jawab keluarga dan masa depan.
Pilihan untuk berusaha secara halal menunjukkan kemandirian sekaligus integritas, nilai yang sejalan dengan semangat profesionalitas di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Dalam ajaran Islam, kerja keras untuk keluarga dipandang sebagai bagian dari ibadah. Allah SWT berfirman. “Apabila salat telah ditunaikan, maka bertebaranlah kamu di muka bumi dan carilah karunia Allah…”(QS. Al-Jumu’ah: 10).
Rasulullah SAW juga bersabda: “Tidaklah seseorang memakan makanan yang lebih baik daripada hasil kerja tangannya sendiri.” (HR. Sahih Bukhari)
Nilai itulah yang terasa dalam keseharian Indra. Ia menunaikan pengabdian negara dengan disiplin, lalu melanjutkan perjuangannya sebagai kepala keluarga dengan usaha yang jujur.
Pada akhirnya, kisah ini bukan sekadar tentang kebab atau usaha sampingan. Ia adalah gambaran bagaimana pengabdian kepada negara dapat berjalan seiring dengan tanggung jawab menjaga keluarga. Di sanalah makna sesungguhnya terasa, keteladanan Polisi Pidie, kerja keras demi keluarga, bukan hanya judul cerita, tetapi realitas yang dijalani setiap hari.
Muhammad Riza
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.





















































