Rahasia Ribuan Pesawat Ramai Terbang di Langit RI Nggak Macet-Tabrakan

2 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Lonjakan trafik penerbangan selama musim mudik berpotensi menimbulkan antrean pesawat di udara. Adapun setiap harinya terdapat hampir 5.000 pergerakan pesawat di seluruh wilayah udara nasional.

Untuk menghindari antrean pesawat atau terjadinya tabrakan di udara, operator pelayanan navigasi penerbangan melakukan sejumlah strategi. Direktur Operasional AirNav Indonesia Setio Anggoro mengatakan salah satu metode yang digunakan adalah pengaturan keberangkatan pesawat dari bandara asal.

"Apabila terjadi disrupsi operasional di bandara tujuan, kami punya beberapa metode untuk menurunkan potensi risiko serta potensi delay," ujar Setio dikutip Selasa (17/3/2026).

Salah satu contohnya ketika terjadi gangguan di bandara besar seperti kerusakan landasan pacu yang membutuhkan perbaikan. Gangguan seperti ini dapat menyebabkan antrean pesawat di udara jika tidak diatur sejak awal.

"Misalnya di Jakarta atau di suatu bandara runway-nya harus ditambal dulu," kata Setio.

Untuk mencegah pesawat menunggu terlalu lama di udara, AirNav menerapkan sistem pengaturan keberangkatan yang disebut Ground Delay Program. Program ini menahan pesawat di bandara asal sebelum berangkat menuju bandara tujuan yang sedang mengalami kepadatan.

"Jadi yang berangkat ke Jakarta kita tahan dulu supaya yang holding tidak terlalu banyak," jelasnya.

Langkah tersebut juga membantu maskapai menghemat bahan bakar pesawat. Sebab pesawat yang menunggu lama di udara harus terus menggunakan bahan bakar selama proses holding.

"Jadi sebelum dia ke Jakarta kita holding di tempat asal supaya tidak buang-buang waktu dan buang-buang fuel di atas," ujarnya.

Setelah kondisi bandara tujuan kembali normal, pesawat yang ditahan akan diberangkatkan secara bertahap. Dengan cara ini, kepadatan di udara dapat dihindari dan proses pendaratan tetap berjalan aman.

"Kalau kondisi sudah oke, baru kita tarik satu per satu," kata Setio.

Sistem ini merupakan salah satu cara manajemen trafik udara modern yang digunakan untuk menjaga efisiensi penerbangan.

"Tujuannya supaya penerbangan tetap aman, efisien, dan tidak terjadi penumpukan pesawat di udara," ujar Setio.

(dce/dce)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |