Pesan Bupati Madina Usai Pantau Aktivitas Gunung Sorik Marapi

13 hours ago 8
Sumut

Pesan Bupati Madina Usai Pantau Aktivitas Gunung Sorik Marapi

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

PUNCAK SORIK MARAPI (Waspada.id): Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution, SH, MM, memantau langsung aktivitas Gunung Sorik Marapi di pos pemantauan, Desa Sibanggor Tonga, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, pada Sabtu (4/4/2026).

Pemantauan ini menyusul terjadinya gempa vulkanik dalam sampai ratusan kali dalam beberapa hari terakhir ini.

Status Gunung Sorikm Marapi pun telah dinaikkan ke tingkat Waspada.

Saat pemantauan berlangsung, gunung api setinggi 2.145 meter dari permukaan laut (mdpl) itu pun masih beraktivitas.

Dengan penetapan status Siaga II itu, masyarakat telah diperingatkan untuk tidak beraktivitas di lereng gunung pada jarak 1,5 kilometer.

“Masyarakat diminta untuk tidak beraktivitas dengan jarak 1,5 Km dari gunung kemudian pendakian untuk sementara waktu ditutup,” kata Saipullah.

Meskipun aktivitas gunung terus berlangsung, Bupati meminta masyarakat sekitar agar tidak panik. Sebab, BMKG dan kementrian ESDM tetap memantau situasi ini selama 24 jam.

“Jangan panik karena BMKG dan Kementerian ESDM akan memberikan informasi secara cepat dan berjenjang,” ungkap Saipullah.

Di sisi lain, Pemkab Madina juga terus berkoordinasi dengan PT Sorikmarapi Geothermal Power (SMGP).

Untuk saat ini, tidak ada aktivitas pengeboran yang dilakukan perusahaan yang bergerak di bidang panas bumi itu.

“Tidak ada kegiatan pengeboran yang dilakukan oleh perusahaan, dan ini alam yang sedang beraktivitas,” sebut Bupati.

Saipullah juga menerangkan terkait munculnya hawa panas di Masjid Al-Muhajirin, Desa Parbangunan.

Meskipun belum diketahui penyebab pastinya, dia mengutarakan BPBD sudah meminta Badan Geologi untuk turun mengecek langsung.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun dari Pos Pengamatan Gunung Sorikmarapi, pada 2 April terjadi gempa vulkanik dalam sebanyak 115 kali, gempa terasa 4 kali, dan gempa tektonik jauh 11 kali.

Pada 3 April, gempa vulkanik dalam 56 kali, gempa terasa satu kali, tektonik jauh empat kali, dan gempa lokal lima kali.

Sementara pada 4 April, gempa vulkanik dalam terhitung terjadi 20 kali hingga pagi hari.(id100)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |