Aktivitas di SPBU Pertamina. Waspada.id/Ist
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
REDELONG (Waspada.id): Menanggapi isu panic buying yang sempat memicu keresahan masyarakat di Kabupaten Bener Meriah pada Rabu (4/3), pihak Pertamina memberikan klarifikasi tegas.
Informasi mengenai kekosongan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) maupun Bahan Bakar Khusus (BBK) dinyatakan sebagai kabar bohong atau hoaks.
Kepastian ini diperoleh melalui wawancara singkat staf Publikasi Kominfo Bener Meriah dengan perwakilan Pertamina Bener Meriah, melalui sambungan telepon pada Kamis (5/3).
Poin Penting Klarifikasi Pertamina:
- Status Stok: Hingga saat ini, proses penyaluran BBM dan BBK ke wilayah Bener Meriah tetap berjalan normal tanpa kendala.
- Bantahan Isu: Pernyataan mengenai kekosongan minyak di SPBU adalah tidak benar (Hoaks).
- Koordinasi Pusat: Pihak Pertamina setempat menyatakan belum ada instruksi atau informasi tambahan mengenai perubahan regulasi penyaluran dari pihak PPN (Pertamina Patra Niaga).
“Untuk berita kekosongan minyak itu hoaks. Sampai saat ini kami masih menyalurkan BBM/BBK,” ujar Cucun dalam keterangannya kepada tim publikasi.
Hal tersebut sejalan dengan pernyataan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, meluruskan informasi yang beredar terkait kemampuan stok bahan bakar minyak (BBM) nasional yang disebut hanya cukup 20 hari imbas perang di timur tengah. Pernyataan tersebut terjadi dirinya saat menghadiri rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/3/2026).
Bahlil menegaskan kondisi tersebut bukanlah kondisi darurat melainkan mencerminkan kemampuan daya tampung (storage) yang selama ini dimiliki Indonesia.
“Mohon agar pemberitaan terkait stok BBM tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat” ujarnya.
Imbauan untuk Masyarakat
Pemerintah Kabupaten Bener Meriah melalui Dinas Komunikasi dan Informatika mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak jelas sumbernya.
Masyarakat diharapkan tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying) yang justru dapat memicu antrean panjang yang tidak perlu di lapangan.
Informasi resmi terkait ketersediaan energi akan selalu disampaikan melalui kanal-kanal komunikasi pemerintah dan pihak berwenang. (id.86)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.



















































