Perkuat Kontribusi, Ini Strategi Antam Dongkrak Kinerja

7 hours ago 6

Jakarta, CNBC IndonesiaPT ANTAM (Persero) Tbk (ANTM) sebagai BUMN memiliki peran dan kontribusi nyata dalam mendorong roda perekonomian nasional. Di mana ANTM mencatatkan peningkatan kontribusi kepada negara sepanjang 2024 melalui Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP), pajak, dan royalti senilai Rp 4,8 triliun. Angka ini tumbuh 43% dibandingkan realisasi 2023 sebesar Rp 3,36 triliun.

Hasil ini tidak lepas dari kinerja ANTM yang terus tumbuh secara berkelanjutan berkat mesin pendapatan perusahaan yang berasal dari emas dan juga Nikel.

Terkait emas, ANTM telah memperluas jaringan perdagangan produk logam mulia melalui kolaborasi dan memperkuat ekosistem emas nasional.Saat ini ANTM menyediakan produk emas fisik maupun emas fisik digital bagi masyarakat yang ingin berinvestasi.

Emas fisik digital ini menawarkan kemudahan karena kepemilikan dan transaksinya dapat diakses melalui ponsel.Bagi masyarakat yang ingin berinvestasi emas tetapi tidak ingin repot menyimpan emas fisik, ANTM juga menyediakan produk BRANKAS atau Berencana Aman Kelola Emas. BRANKAS merupakan salah satu layanan penjualan Produk Emas Fisik Digital yang disediakan oleh ANTM.

Semakin tingginya minat pada emas juga tercermin dari kinerja apik ANTM, yang mencatatkan kinerja terbaik sepanjang sejarah pada 2025. ANTM mencatat pendapatan sebesar Rp84,64 triliun pada 2025, meningkat 22% dibandingkan tahun sebelumnya. Perseroan juga mencatatkan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp7,92 triliun, tumbuh signifikan 106% dibandingkan capaian tahun 2024.

Kinerja ini didukung oleh penjualan emas ANTM yang tercatat mencapai Rp66,47 triliun sepanjang 2025 atau meningkat 15% dibandingkan Rp57,56 triliun pada 2024, ditopang oleh permintaan yang tetap kuat.

Direktur Utama ANTAM, Untung Budiharto, menyampaikan bahwa tahun 2025 menjadi tonggak penting dalam perjalanan Perseroan.

"Di tengah dinamika pasar global dan tantangan industri, ANTAM berhasil mencatatkan kinerja operasional dan keuangan terbaik sepanjang sejarah Perseroan," ujar Untung dikutip Jumat (3/7/2026).

Dia menegaskan capaian ini mencerminkan kuatnya fundamental bisnis, efektivitas strategi yang dijalankan secara disiplin, serta komitmen seluruh insan ANTM dalam mengoptimalkan potensi sumber daya mineral nasional untuk menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.

ANTM juga menjalankan bisnis emas terintegrasi dari hulu hingga hilir (mine to market) serta bersinergi dengan berbagai pihak untuk memberikan kemudahan, kenyamanan, dan keamanan bagi masyarakat dalam memiliki emas ANTM sebagai salah satu instrumen investasi yang aman dan terpercaya.

Selain itu, ANTM juga terus mendukungpenguatan hilirisasi nikel sebagai fondasi utama dari ekosistem industri baterai listrik nasional. ANTM berkomitmen untuk menerima penugasan khusus dari pemerintah dalam rangka percepatan program hilirisasi nikel dan pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik.

Dalam jangka panjang, pertumbuhan industri baterai kendaraan listrik diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah bisnis nikel perusahaan.

"Melalui berbagai proyek strategis yang terintegrasi, ANTM tidak hanya meningkatkan nilai tambah, tetapi juga mendukung penguatan kemandirian industri nasional serta posisi Indonesia dalam rantai pasok industri global," ungkap dia.



Penugasan tersebut mencakup pengembangan ekosistem baterai terintegrasi berbasis nikel dari hulu hingga hilir, yang meliputi kegiatan pertambangan, pembangunan pabrik RKEF/RKSBF, fasilitas HPAL, refinery, prekursor, katoda, battery cell, hingga fasilitas battery recycling.

Ada pun penugasan tersebut akan dilaksanakan melalui kerja sama ANTM dan PT Industri Baterai Indonesia (IBI) bersama HYD Investment Limited, konsorsium yang terdiri dari Zhejiang Huayou Cobalt Co., Ltd., EVE Energy Co., Ltd., dan PT Daaz Bara Lestari Tbk., sebagai mitra strategis dalam pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik terintegrasi di Indonesia.

"Pengembangan ekosistem ini diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah sumber daya mineral nasional, memperluas sumber pendapatan Perseroan, memperkuat ketahanan bisnis jangka panjang, serta mendukung pertumbuhan berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan," ungkap Untung.

Diketahui sepanjang 2025, produksi bijih nikel ANTM mencapai sebesar 16,11 juta wet metric ton(wmt) atau meningkat 62% dibandingkan capaian produksi padaFY24 sebesar 9,94 juta wmt.Dari sisi pemasaran, penjualan bijih nikel tercatat sebesar 14,58 juta wmt, tumbuh 75% dibandingkan 2024 sebesar 8,35 juta wmt.

Didorong dengan meningkatnya permintaan domestik, 2025 menandai kinerja produksi dan penjualan bijih nikel ANTM sebagai yang tertinggi dalam lebih dari satu dekade terakhir sejak pemberlakuan larangan ekspor mineral.

Sementara untuk produk feronikel di tengah dinamika regulasi dalam negeri sepanjang 2025, ANTM menjaga stabilitas operasional dengan membukukan produksi sebesar 16.064 ton nikel dalam feronikel (TNi), dengan volume penjualan sebesar 10.528 TNi.

(dpu/dpu)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |