Antrean BBM di salah satu SPBU di Aceh Tamiang. (Waspada.id/Ist)
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
ACEH TAMIANG (Waspada.id): Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang mengimbau dan meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik, terlebih lagi tidak melakukan panic buying (membeli berlebihan karena takut langka) bahan bakar minyak (BBM) yang memicu antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Masyarakat juga diingatkan tidak mudah terpengaruh oleh isu yang belum jelas kebenarannya. Antrean panjang di sejumlah SPBU dalam wilayah Kabupaten Aceh Tamiang tampak terlihat mulai Kamis 5 Maret hingga Jumat 6 Maret 2026.
“Masyarakat jangan cepat termakan isu yang belum pasti kebenarannya. Pihak Pertamina sudah menyampaikan bahwa stok BBM masih aman,” kata Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Muhammad Farij, Jumat, (6/3).
Muhammad Farij, Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang. (Waspada.id/Yusri)Ia menyebutkan, antrean panjang di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir telah menyebabkan kemacetan di sejumlah titik. Karena itu, pengelola SPBU diimbau menyalurkan BBM secara selektif dengan memprioritaskan kebutuhan masyarakat agar distribusi tepat sasaran.
Farij juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang melakukan penimbunan BBM karena tindakan tersebut dapat melanggar hukum. “Kami berharap situasi ini segera normal kembali dan dapat diatasi oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral bersama Pertamina,” harapnya.
Seperti diketahui, dalam dua hari terakhir warga Aceh Tamiang ramai-ramai membeli BBM hingga rela mengantre berjam-jam di SPBU. Kepanikan itu muncul setelah adanya isu mulai langkanya BBM di sejumlah SPBU.(id76)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.



















































