Ukuran Font
Kecil Besar
14px
PADANGSIDIMPUAN (Waspada.id): Pemerintah Kota Padangsidimpuan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 tingkat kecamatan untuk Kecamatan Padangsidimpuan Utara dan Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru pada Kamis (12/2/2026). Kegiatan dibuka oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan Ihram Kurnia Agustan, SKM., M.Kes, yang mewakili Wali Kota Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes.
“Musrenbang yang kita laksanakan hari ini bukan hanya rutinitas administratif tahunan. Ini adalah forum strategis untuk memastikan aspirasi masyarakat selaras dengan kebijakan pemerintah kota, provinsi, hingga pemerintah pusat,” ujar Wali Kota melalui perwakilannya dalam sambutan.

Di Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Camat Nanda Alfina, SH menyampaikan bahwa prioritas pembangunan diarahkan pada perbaikan dan pembangunan jalan lingkungan, pembangunan dek penahan longsor atau bronjong, pengadaan sarana olahraga, serta pelatihan kewirausahaan digital bagi pelaku UMKM dan IKM. Dengan penduduk mencapai 63.441 jiwa, infrastruktur layak dinilai penting untuk menunjang aktivitas masyarakat, sementara penguatan UMKM diharapkan meningkatkan pendapatan warga.
Sementara itu, Musrenbang di Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru menegaskan komitmen mendukung visi “Padangsidimpuan MANTAP” (Maju, Aman, Nyata, Tangguh, Agamis, dan Profesional). Camat Robiul Harahap menyampaikan usulan prioritas yang diselaraskan dengan kebijakan pembangunan kota.

Wali Kota menjelaskan bahwa perencanaan 2027 merupakan bagian dari RPJMD 2025–2029, sehingga penetapan prioritas harus menyentuh kebutuhan dasar masyarakat seperti infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan. Penguatan ekonomi lokal juga menjadi fokus, sejalan dengan identitas Padangsidimpuan sebagai Kota Salak, dengan dorongan pada ekonomi kreatif dan pemberdayaan UMKM.
Isu strategis lainnya yang diperhatikan adalah percepatan penurunan stunting dan pengentasan kemiskinan ekstrem, dengan setiap kelurahan diminta mengusulkan program yang berdampak langsung pada kedua persoalan tersebut.

Musrenbang difungsikan sebagai wadah masyarakat menyampaikan kebutuhan pembangunan, yang kemudian dibahas menjadi prioritas terencana sesuai kemampuan anggaran. Wali Kota mengajak seluruh peserta untuk memberikan masukan konstruktif, terukur, dan berbasis data, dengan kolaborasi seluruh elemen masyarakat sebagai kunci mewujudkan kota yang lebih maju dan sejahtera. [***]
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.





















































