Mahasiswa STIK Angkatan 83 Laksanakan Trauma Healing Bagi Siswa SMP Negeri 1 Langsa

3 hours ago 1
AcehPendidikan

14 Februari 202614 Februari 2026

Mahasiswa STIK Angkatan 83 Laksanakan Trauma Healing Bagi Siswa SMP Negeri 1 Langsa Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) PTIK Angkatan 83 Widya Parama Satwika Lemdiklat Polri saat melaksanakan kegiatan trauma healing kepada siswa-siswi SMP Negeri 1 Langsa, Sabtu (14/02/2026). Waspada.id/dede

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

LANGSA (Waspada.id): Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) PTIK Angkatan 83 Widya Parama Satwika Lemdiklat Polri melaksanakan kegiatan trauma healing kepada siswa-siswi SMP Negeri 1 Langsa, Sabtu (14/02/2026).

Perwira Pendamping Mahasiswa STIK Angkatan ke-83, KBP Andi Baso Rahman, S.H., S.I.K., M.Si, kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian Masyarakat (Dianmas) di Provinsi Aceh, yang bertujuan membantu pemulihan psikologis serta memperkuat ketahanan mental pelajar.

Dijelaskannya, pelaksanaan trauma healing dilakukan dengan pendekatan humanis dan komunikatif melalui permainan edukatif, diskusi ringan, serta sesi interaktif yang dirancang untuk menciptakan suasana aman, nyaman, dan menyenangkan.

“Metode ini bertujuan membantu siswa mengelola emosi, membangun rasa percaya diri, serta menumbuhkan kembali semangat dan optimisme,” ujarnya.

Sebagai bagian dari proses pemulihan mental, sambungnya lagi, mahasiswa STIK turut menyisipkan edukasi keselamatan lalu lintas untuk menanamkan rasa tanggung jawab dan disiplin sejak dini. Materi disampaikan secara sederhana dan persuasif, agar mudah dipahami serta relevan dengan kehidupan sehari-hari para pelajar.

Selain itu, trauma healing juga diperkuat dengan edukasi pencegahan bullying di lingkungan sekolah. Para siswa diberikan pemahaman mengenai dampak perundungan terhadap kesehatan mental, pentingnya saling menghormati, serta keberanian untuk melaporkan dan mencegah tindakan bullying demi terciptanya lingkungan belajar yang aman dan suportif.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa STIK juga memberikan motivasi tentang pentingnya memiliki tujuan dan harapan masa depan melalui jalur pendidikan. Para siswa diajak untuk tetap memiliki cita-cita dan semangat belajar sebagai bagian dari proses bangkit dan tumbuh setelah menghadapi masa sulit.

Di samping itu, kegiatan trauma healing ini merupakan upaya membangun generasi muda yang tangguh secara mental, berkarakter kuat, dan optimis menatap masa depan, sekaligus menjadi sarana pembelajaran lapangan bagi mahasiswa STIK.

“Melalui kegiatan trauma healing ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara dunia pendidikan, Polri, dan masyarakat, serta tumbuh generasi muda yang sehat secara mental, berdaya tahan, dan memiliki orientasi masa depan yang positif,” tuturnya.

Sementara Kepala SMP Negeri 1 Langsa, Yusniar, S.Pd., M.M., menyampaikan, apresiasi dan terima kasih atas pelaksanaan kegiatan trauma healing yang dinilai sangat bermanfaat bagi siswa.

Menurutnya, kegiatan ini membantu pemulihan mental sekaligus membentuk karakter positif dan semangat belajar peserta didik.(id74)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |