Madrid Serahkan Bukti Dugaan Rasial Vinicius Ke UEFA

2 hours ago 2
Olahraga

19 Februari 202619 Februari 2026

Madrid Serahkan Bukti Dugaan Rasial Vinicius Ke UEFA

Ukuran Font

Kecil Besar

14px


Vinicius Junior diduga jadi korban aksi rasial di laga Benfica vs Real Madrid. AFP

MADRID (Waspada.id): Real Madrid telah secara resmi memberikan bukti-bukti terkait dugaan pelecehan rasial yang mengarah kepada Vinicius Junior di laga melawan Benfica pada leg pertama playoff Liga Champions.

Hal itu disampaikan pihak Madrid dalam pernyataan resmi klub yang dirilis pada Kamis (19/2). “Real Madrid mengumumkan bahwa hari ini telah memberikan kepada UEFA semua bukti yang tersedia terkait insiden yang terjadi Selasa lalu, 17 Februari, selama pertandingan Liga Champions melawan Benfica,” tulis pihak Madrid.

“Klub telah secara aktif bekerja sama dengan investigasi yang dibuka oleh UEFA menyusul tindakan rasisme yang tidak dapat diterima yang terjadi selama pertandingan tersebut.”

Di laga melawan Benfica, Vinicius diduga jadi korban aksi rasial yang dilakukan oleh pemain Benfica, Gianluca Prestianni.

Kejadian itu bermula dari selebrasi yang dilakukan Vinicius usai mencetak gol indah ke gawang Benfica pada menit ke-50. Setelah mencetak gol, bintang asal Brasil itu merayakannya dengan menari di depan bendera sepak pojok.

Namun selebrasi tersebut dianggap berlebihan oleh wasit Francois Letexier yang langsung mengganjarnya dengan kartu kuning. Vinicius terlihat memprotes keputusan tersebut karena merasa selebrasinya tidak pantas berujung hukuman. Situasi di lapangan pun mulai memanas.

Sesaat sebelum Benfica melakukan sepak mula, situasi kembali memanas. Vinicius menghampiri wasit dan melaporkan dugaan tindakan rasis dari pemain Benfica Gianluca Prestianni.

Sejumlah media Eropa menyebutkan bahwa Prestianni diduga melontarkan ejekan ‘monyet’ kepada Vinicius dalam adu mulut usai perayaan gol. Merasa menjadi korban serangan rasis, Vinicius langsung bereaksi dan enggan melanjutkan pertandingan.

Vinicius sempat berjalan ke bangku cadangan dan menolak kembali ke lapangan sebagai bentuk protes atas dugaan rasisme yang diterimanya.

Ketegangan tak hanya terjadi di dalam lapangan. Keributan juga sempat pecah di area bangku cadangan kedua tim. Adu argumen antara staf dan pemain membuat suasana semakin tak terkendali. Dalam insiden tersebut, seorang ofisial Benfica diganjar kartu merah oleh wasit. (id08/cnni)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |