Jakarta, CNBC Indonesia - Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut B. Pandjaitan membeberkan kecanggihan drone Iran. Iran disebut mengembangkan drone bawah laut yang membuat lalu lintas kapal tanker di Selat Hormuz makin terancam.
Dalam rapat paripurna kabinet Merah Putih, Luhut menjelaskan penggunaan teknologi yang makin masif dalam serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran, begitu juga dalam serangan balasan Iran.
"Menurut saya ini perang teknologi dan spirit untuk melawan. Jumlah drone yang ditembakkan Iran juga turun, terus turun karena AS memang menargetkan menghancurkan pabrik arsenal tempat peluncurannya," katanya, Jumat (13/3/2026).
Namun, kemampuan produksi senjata Iran juga tidak kalah canggih. Menurut Luhut, Iran kini melakukan peluncuran drone dari mana saja menggunakan fasilitas yang mobile.
d
Iran juga mengembangkan drone yang bisa beroperasi di perairan. Kemampuan drone ini membuat Selat Hormuz masih belum bisa dibuka meskipun kapal-kapal perang Iran sudah dihancurkan.
"Kapal tanker AS terbakar setelah Iran mengklaim serangan drone bahwa air. Dari sumber yang kami dapat, drone dari Iran ini juga sekarang dikembangkan dari bawah air," katanya.
Selain itu, Luhut memaparkan drone kabarnya tak hanya digunakan untuk bertarung di Timur Tengah. AS cemas Iran bisa membawa drone mereka mendekati wilayah AS menggunakan fasilitas peluncuran di kapal.
(dem/dem)
Addsource on Google

9 hours ago
2















































