Personel Bagian Logistik Polres Abdya, membagikan paket takjil kepada para petani yang masih beraktivitas di area persawahan, kawasan Desa Sangkalan, Kecamatan Susoh, sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya petani yang tetap bekerja hingga menjelang azan magrib di bulan suci Ramadan. Foto direkam Rabu (4/3) lalu. Waspada.id/Syafrizal
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
BLANGPIDIE (Waspada.id): Suasana berbeda terlihat menjelang waktu berbuka puasa di Desa Sangkalan, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Rabu (4/3) lalu.
Jika biasanya pembagian takjil hanya menyasar pengendara di jalan raya, kali ini personel Logistik Polres Abdya, justru mendatangi para petani yang masih beraktivitas di area persawahan.

Di tengah hamparan sawah yang mulai diselimuti senja Ramadan, para petani yang masih menyelesaikan pekerjaan mereka dikejutkan dengan kehadiran sejumlah personel polisi, juga ibu-ibu Bhayangkari yang membawa paket takjil.
Tanpa seremoni panjang, paket makanan dan minuman itu langsung dibagikan kepada para petani, yang tengah bersiap menuntaskan aktivitas, sebelum azan magrib berkumandang.
Aksi tersebut sontak menjadi perhatian warga. Pasalnya, kegiatan berbagi takjil kepada petani di area persawahan, tergolong jarang dilakukan di Abdya, yang selama ini lebih identik dengan pembagian takjil kepada pengguna jalan.
Kapolres Abdya AKBP Agus Sulistianto SH SIK, melalui Kabag Logistik Kompol Basridar mengatakan, kegiatan tersebut sengaja diarahkan kepada para petani, sebagai bentuk kepedulian kepada kelompok masyarakat yang sering kali masih berada di sawah, hingga menjelang waktu berbuka. “Selama ini pembagian takjil lebih sering dilakukan di jalan raya. Kali ini kami ingin menyapa langsung para petani, yang masih bekerja di sawah menjelang berbuka. Mereka adalah tulang punggung ketahanan pangan daerah,” ujar Basridar.

Sebanyak 80 lebih paket takjil berupa makanan dan minuman, dibagikan kepada para petani dan masyarakat sekitar persawahan, yang sedang menjalankan ibadah puasa.
Kehadiran polisi di tengah sawah dengan membawa takjil disambut antusias oleh para petani, yang tidak menyangka akan mendapat hidangan berbuka, langsung di tempat mereka bekerja.
Bagi sebagian petani, momen tersebut terasa istimewa. Sebab tidak jarang mereka harus berbuka dengan apa adanya di sawah, setelah seharian bekerja mengurus tanaman padi.
Selain berbagi takjil, personel Polres Abdya juga memanfaatkan kesempatan itu untuk berdialog dengan warga, menyampaikan imbauan keamanan serta mengajak masyarakat tetap menjaga ketertiban selama bulan suci Ramadan.

Kompol Basridar berharap, kegiatan sederhana tersebut dapat memperkuat kedekatan antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus menunjukkan bahwa kehadiran Polri tidak hanya dalam tugas menjaga keamanan, tetapi juga hadir melalui aksi sosial yang menyentuh langsung kehidupan warga. “Ramadan adalah momentum berbagi. Kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, termasuk para petani yang selama ini berperan besar menjaga ketersediaan pangan,” katanya.
Di tengah langit senja yang perlahan memerah di atas hamparan sawah Desa Sangkalan, para petani pun menerima takjil sambil tersenyum. Sebuah pemandangan sederhana, namun menyimpan makna besar tentang kepedulian, bahwa di balik kerja keras mereka menjaga sawah, ada perhatian yang datang tepat menjelang waktu berbuka.(id82)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.



















































