Korea Utara Tembak 10 Rudal Balistik Saat AS-Korsel Latihan Militer

6 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Korea Utara menembakkan 10 rudal balistik ke laut pada Sabtu (14/3/2026). Militer Korea Selatan mengatakan peluncuran ini terjadi ketika pasukan Amerika Serikat dan Korea Selatan sedang menggelar latihan militer.

Melansir Channel News Asia, hal ini terjadi saat Presiden AS Donald Trump berupaya kembali membuka peluang dialog dengan Pyongyang.

Penjaga pantai Jepang mengatakan mereka mendeteksi objek yang diduga sebagai rudal balistik yang jatuh ke laut. Lembaga penyiaran publik Jepang, NHK, mengutip militer Jepang yang menyebutkan bahwa rudal tersebut tampaknya jatuh di luar zona ekonomi eksklusif Jepang.

Menurut pernyataan Kepala Staf Gabungan Korea Selatan, Militer Korea Selatan menyatakan rudal-rudal itu diluncurkan dari wilayah dekat ibu kota Pyongyang sekitar pukul 13.20 waktu (04.30 GMT) menuju perairan di lepas pantai timur negara tersebut.

Selama lebih dari dua dekade, Korea Utara telah melakukan berbagai uji coba rudal balistik dan jelajah sebagai bagian dari upaya mengembangkan kemampuan pengiriman senjata nuklir, yang diyakini telah berhasil mereka bangun.

Akibatnya, Korea Utara telah dikenai berbagai sanksi oleh Dewan Keamanan PBB sejak 2006. Namun negara itu tetap bersikap menantang meskipun sanksi tersebut menimbulkan hambatan besar bagi perdagangan, ekonomi, dan sektor pertahanannya.

Pekan ini, Korea Selatan dan Washington memulai latihan militer tahunan berskala besar di Korea Selatan. Kedua negara menyatakan latihan tersebut murni bersifat defensif dan bertujuan menguji kesiapan menghadapi ancaman militer dari Korea Utara.

Ratusan tentara AS dan Korea Selatan pada Sabtu melakukan latihan penyeberangan sungai menggunakan berbagai peralatan militer, termasuk tank dan kendaraan tempur lapis baja. Latihan itu dipantau oleh komandan pasukan gabungan kedua negara. Saat ini, militer AS menempatkan sekitar 28.500 personel serta skuadron jet tempur di Korea Selatan.

Pada Kamis (12/3/2026), Perdana Menteri Korea Selatan Kim Min-seok bertemu dengan Presiden AS Donald Trump di Washington untuk membahas cara membuka kembali dialog dengan Korea Utara. Trump disebut sangat ingin mendapatkan kesempatan untuk duduk bersama pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, kata Kim kepada para wartawan.

(emy/haa)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |