Keseriusan Kapolres Madina Memberantas Narkoba Harus Didukung Bupati dan Masyarakat

2 hours ago 1
Sumut

14 Februari 202614 Februari 2026

Keseriusan Kapolres Madina Memberantas Narkoba Harus Didukung Bupati dan Masyarakat Irwan Hamdany Daulay, S.Pd.

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

PANYABUNGAN (Waspada.id): Polres Mandailing Natal (Madina) berhasil mengamankan 121,07 gram sabu, 24.725,93 gram ganja, serta 18 tersangka dari 13 laporan polisi dalam rentang 01–24 Januari 2026.

Tokoh pemuda Sumut asal Madina, Irwan Hamdani Daulay, S.Pd, mendesak Bupati Madina dan seluruh masyarakat mendukung upaya ini dengan melahirkan program berkelanjutan.

“Rentang waktu sejak 01–24 Januari 2026, pihaknya berhasil mengamankan 121,07 gram sabu, ganja 24.725,93 gram, dan 18 tersangka,” ujar Kapolres Madina AKBP Bagus Priandy, S.I.K., M.Si., pada Jumat (13/02) dalam acara press release di Aula Mako Polres.

Irwan Hamdani Daulay menilai sikap tegas Kapolres tersebut berdampak pada meningkatnya semangat pemberantasan narkoba yang meresahkan masyarakat. Langkah ini juga menjadi peringatan keras bagi pelaku bisnis haram narkoba dari tingkat produsen hingga mereka yang menikmati keuntungan finansialnya.

“Bupati Madina seharusnya memberikan apresiasi nyata kepada Polres dengan melahirkan program berkelanjutan, salah satunya melalui pembentukan Tim Informasi dan Pencegahan Peredaran Narkoba di setiap desa/kelurahan bekerja sama dengan Polres/Polsek,” ujarnya melalui WhatsApp pada Jumat malam (13/02).

Tujuan tim tersebut adalah melakukan deteksi dini, pelaporan, dan pencegahan peredaran serta penyalahgunaan narkoba. Program ini harus dijalankan secara resmi setiap tahun dengan anggaran dari Dana Desa dan APBD, dengan personel yang dilatih oleh Polres Madina.

Menurut Irwan, gagasan ini bukan sekadar teori karena program serupa pernah diterapkan secara mandiri beberapa desa di masa lalu, namun hilang karena tidak diprogramkan secara resmi. Program tersebut efektif memutus mata rantai dari sisi permintaan, sehingga sisi penawaran akan menurun dan memudahkan aparat melacak jaringan hingga ke produsen.

Sebagai informasi, maraknya peredaran sabu belakangan ini berkaitan erat dengan aktivitas PETI di Madina yang menjadi pasar empuk. “Booming emas justru dimanfaatkan para bandar narkoba, bekerja sama dengan oknum tidak bertanggung jawab, untuk memperluas jaringan peredaran,” katanya.

Penyalahgunaan narkoba berdampak buruk terhadap kerusakan akhlak masyarakat Madina, yang menyebabkan meningkatnya kasus pembunuhan, penganiayaan, perzinaan, dan kriminal lainnya.

“Kita patut berterima kasih kepada Kapolres Madina dan seluruh jajarannya. Sikap tegas ini layak dihargai dan didukung oleh semua pihak melalui kerja sama nyata, dengan menjadikan narkoba sebagai musuh bersama serta berperan aktif dalam deteksi dini, pelaporan, dan pencegahan,” tegas Irwan Hamdani Daulay.(id100)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |