Kampung Kami Habis Diterjang Banjir Bercampur Kayu Gelondongan Di Aceh Tamiang

1 day ago 5
AcehFeatures

8 Januari 20268 Januari 2026

Kampung Kami Habis Diterjang Banjir Bercampur Kayu Gelondongan Di Aceh Tamiang Warga Kampung Suka Jadi, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang yang tinggal di tenda pengungsian setelah rumah mereka hilang diterjang banjir bercampur kayu gelondongan dan lumpur akibat meluapnya sungai Tamiang jelang akhir November 2025, Kamis (8/1).Waspada.id/Muhammad Hanafiah

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

Hujan baru saja reda ketika Waspada.id berkunjung ke Kampung Suka Jadi, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (8/1)

Kondisi badan jalan masih berlumpur dan licin,pemandangan di kiri –kanan jalan hanya tampak puing-puing rumah warga yang hanyut dan rusak hancur ,ada tumpukan kayu gelondongan serta air yang masih menggenagi pemukiman rumah penduduk serta tampak juga tenda-tenda sebagai tempat warga mengungsi menggeluti napas kehidupan dan merasakan teriknya matahari pada siang hari dan hembusan angin dan berselimut dinginnya embun malam yang menerobos tenda-tenda pngungsi di Kampung yang berlokasi tidak jauh dari tepi bibir Daerah Aliras Sungai ( DAS) Tamiang.

“Kampung kami habis bang akibat diterjang banjir bercampur kayu gelondongan dan lumpur yang terjadi November 2025,” ungkap Datok Penghulu (Kepala Desa) Kampung Suka Jadi, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang, Zainal Abidinsyah dengan nada suara lirih kepada Waspada.id, Kamis (8/1)

Zainal menjelaskan, hampir semua rumah warga di Kampung Suka Jadi hanyut dan rusak hancur akibat banjir .

Rumah warga yang hancur dan hanyut di Kampung Suka Jadi ,Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang setelah diterjang banjir bercampur kayu gelondongan dan lumpur akibat meluapnya sungai Tamiang jelang akhir November 2025,Kamis (8/1).Waspada.id/Muhammad Hanafiah

Menurutnya, lebih 200-an rumah warga hanyut dibawa arus air banjir dan lebih 200-an lagi rumah warga rusak hancur akibat diterjang banjir bercampur kayu gelondongan yang ikut dibawa arus banjir meluapnya sungai Tamiang. Totalnya lebih 450 rumah .

“Hanya beberapa rumah warga yang masih tersisa masih bisa ditempati ,sembilan puluh persen warga kehilangan rumah dan hanya sepuluh persen yang masih punya rumah untuk tempat tinggal,semua rumah ketika terjadi banjir tenggelam,” ujar Zainal dengan rona bola matanya yang berkaca-kaca sangat sedih.

Zainal juga menjelaskan ada ribuan jiwa kehilangan tempat tinggal dan untuk sementara tinggal di tenda-tenda pengungsi karena sudah tidak punya rumah untuk tempat tinggal.Warga juga kehilangan harta benda dan masjid (Mushala) di Kampung ini juga hilang akibat banjir.

Menurut Zainal, ketinggian air banjir di Kampung Suka Jadi lebih dari 5 meter dan arus air sangat kencang, sungguh sangat dasyat banjir di Kampung ini.Ketika terjadi banjir sebahagian besar warga menyelamatkan diri naik ke badan jalan di Jembatan yang baru di atas Sungai Tamiang dan ada juga warga yang menyelamatkan diri ke tempat lain yang lebih tinggi .Kampung Suka Jadi yang paling parah dilanda banjir di Kecamatan Karang Baru karena hampir tidak ada rumah yang selamat dari banjir,kampung ini sampai hilang akibat diterjang banjir Aceh Tamiang tahun 2025.

“Rumah saya juga tenggelam ketika banjir tetapi saat ini masih bisa ditempati ,”ungkapnya.

Sejumlah bocah sedang melintas di jalan Kampung Suka Jadi, Kecamatan Karang Baru,Kabupaten Aceh Tamiang ,Kamis (8/1).Waspada.id/Muhammad Hanafiah

Menurutnya , Pascabanjir , memang ada bantuan dari Pemerintah dan berbagai pihak untuk warga agar bisa makan .”Kami juga ada membuat Posko untuk dapur umum untuk warga agar bisa makan,” ujar Zainal.

Datok Penghulu Suka Jadi mengatakan, dirinya sudah membuat laporan resmi kepada Pemkab Aceh Tamiang agar Pemerintah memberikan bantuan rumah hunian sementara dan rumah hunian tetap.

Zainal juga mengatakan dirinya sudah menyampaikan kepada warga ambil dulu bantuan rumah hunian sementara agar warga tidak lagi tinggal ditenda pengungsi sambil menunggu pemerintah memberikan bantuan rumah hunian tetap untuk warga.

“ Ya sudah saya usulkan, kami harus sabar menunggu bantuan rumah untuk warga dari Pemerintah,” pungkas Zainal mengunci penjelasannya kepada Waspada.id.

Sejumlah warga Kampung Suka Jadi,Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang kepada Waspada.id, Kamis (8/1) mengatakan, mereka berharap bisa dapat rumah bantuan dari Pemerintah,sehingga bisa punya rumah dan tidak lagi tinggal di tenda pengungsian.

“Tidak ada harta kami yang bisa kami selamatkan ketika terjadi banjir, rumah kami ada yang hanyut dan ada juga tidak hanyut tetapi hancur akibat banjir,” ungkap sejumlah warga yng kini tinggal di bawah tenda pengungsian di kampung tersebut. Muhammad Hanafiah/WASPADA.id

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |