Bupati Deliserdang, Asri Ludin Tambunan, didampingi Sekda Dedi Maswardy dan Plt. Kadis Dukcapil, Cristina Helen Siagian, berdialog dengan masyarakat yang mengurus administrasi kependudukan di Kantor Dinas Dukcapil saat sidak hari pertama kerja pascalibur Tahun Baru 2026, Jumat (2/1/26). (Waspada.id/Ist)
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
LUBUKPAKAM (Waspada.id): Bupati Deliserdang, dr H Asri Ludin Tambunan, lakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah instansi pelayanan publik pada hari pertama kerja usai libur Tahun Baru 2026, Jumat (2/1/26).
Lokasi sidak meliputi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), serta Pasar Bakaranbatu, LubukPakam.
Di Kantor Dukcapil Deliserdang, Bupati Asri Ludin Tambunan menegaskan, bahwa pengurusan administrasi kependudukan (adminduk) tidak lagi terpusat di kantor dinas, melainkan telah dialihkan ke tingkat kecamatan dan desa. Kebijakan ini diterapkan untuk mengurai penumpukan antrean, sekaligus mempercepat pelayanan kepada masyarakat.
“Sudah ada loket pelayanan di seluruh kecamatan. Jadi, tidak perlu lagi datang ke Disdukcapil. Bahkan di beberapa desa sudah tersedia loket pelayanan administrasi terpadu kecamatan lengkap dan elektronik (Paten Kali) dengan pelayanan yang sama seperti di kecamatan,” kata Asri Ludin Tambunan
Pelayanan adminduk di kecamatan meliputi penerbitan kartu keluarga (KK), akta kelahiran, dan akta kematian. Saat ini, lebih dari 60 loket pelayanan telah beroperasi di kantor desa ,serta satu loket di kelurahan. Bagi warga yang terlanjur datang ke kantor Dukcapil, Bupati mempersilakan untuk meninggalkan berkas, dengan pengambilan dokumen dilakukan di kecamatan masing-masing.
Ia juga mengingatkan seluruh pegawai Dukcapil agar proaktif memberikan informasi kepada masyarakat terkait keberadaan loket Paten Kali, dan segera melakukan evaluasi jika terjadi kendala atau keterlambatan penyelesaian dokumen.
Dalam kesempatan tersebut, Asri Ludin juga menegaskan bahwa setiap pengurusan adminduk wajib disertai bukti pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB).
“Pelayanan publik harus sejalan dengan kepatuhan administrasi. PBB adalah kewajiban bersama untuk membangun Deliserdang, “paparnya.
Untuk itu, Ia meminta agar sistem pelaporan perpindahan domisili yang cepat dan mudah segera disiapkan, baik melalui layanan WhatsApp resmi maupun aplikasi digital.

“Jangan sampai masyarakat dipersulit. Harus ada sistem yang cepat, transparan, dan mudah diakses,” tegasnya.
Usia dari Dinas Dukcapil, sidak dilanjutkan ke PMPTSP. Di instansi ini, Bupati menekankan pentingnya percepatan proses perizinan. Setiap kendala yang muncul diminta untuk segera dievaluasi dan diselesaikan agar tidak terjadi penumpukan permohonan.
“Kalau ada hambatan, jangan dibiarkan berlarut, harus cepat,” tuturnya
Bupati yang didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Deliserdang, Dedi Maswardy MAP, serta jajaran Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), juga meninjau Pasar Bakaranbatu, Lubukpakam. Dalam peninjauan tersebut, Bupati berdialog langsung dengan para pedagang.
Ia juga menyoroti aliran air di kawasan pasar yang kurang lancar yang menyebabkan genangan di sejumlah titik. Karena itu diminta agar persoalan air bersih, talang, dan parit yang tersumbat segera dibenahi melalui kolaborasi lintas perangkat daerah.
“Disperindag, Dinas Lingkungan Hidup, serta Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang harus berkolaborasi untuk pembenahan. Apalagi pasar ini akan menampung pedagang dari kawasan Delimas,” pintanya .(id.28)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.






















































