CSIS Ramal Pertumbuhan Ekonomi RI Dekati 5% di 2025

1 day ago 7

Jakarta, CNBC Indonesia - Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada 2025 di bawah target pemerintah.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis pertumbuhan ekonomi sepanjang 2025 mencapai 5,2% secara tahunan (full year). Sementara, peneliti Senior, Departemen Ekonomi, CSIS Deni Friawan mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya mendekati 5% pada 2025.

"GDP kita walaupun jauh dari target diperkirakan masih akan tumbuh sekitar mendekati 5%," ucapnya dalam Media Briefing: "Outlook 2026: Ancaman dan Risiko Instabilitas Ekonomi, Sosial, dan Politik" pada Rabu (7/1/2026).

Proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tersebut dibarengi dengan kondisi makro seperti inflasi dan neraca perdagangan dilihatnya cukup stabil.

"Inflasi walaupun di akhir-akhir bulan kemarin meningkat tapi dia masih di bawah batas toleran 3% yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. Begitu juga trade balance kita, kita masih mengalami positif trade balance walaupun memang makin mengecil surplusnya," ucapnya.

Begitu juga ia melihat di sisi finansial, di mana tingkat kredit macet atau non performing loan (NPL) perbankan masih terkendali di bawah 3% dan batas aman.

Meskipun demikian, Deni Friawan menekankan pemerintah tetap harus awas menghadapi 2026 karena ada berbagai tantangan dan tekanan yang dapat menciptakan ketidakstabilan ekonomi dalam negeri.

"Walaupun data-data agregat kita memperlihatkan bahwa kondisi ekonomi kita masih cukup baik, masih cukup stabil tapi sebenarnya di balik itu kita menghadapi tantangan atau tekanan yang sunyi dan risiko-risiko yang bisa mengarah pada instabilitas," tegasnya.

"Ada banyak tekanan dari sisi eksternal dan di sisi lain sebenarnya walaupun data agregatnya baik, secara domestik situasi kita juga tidak begitu menggembirakan," Sambung Deni Friawan.

(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |