Jakarta, CNBC Indonesia - Pesawat luar angkasa milik China, Shenlong, dilaporkan melepaskan sebuah objek misterius saat berada di orbit. Temuan tersebut diungkap perusahaan pemantau aktivitas luar angkasa swasta asal Amerika Serikat (AS), LeoLabs, berdasarkan hasil pengamatan terbaru.
Shenlong menjalankan misi keempatnya sejak diluncurkan pada 6 Februari 2026 menggunakan roket Long March 2F dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di Gurun Gobi, China.
Seperti misi-misi sebelumnya, pemerintah China tidak mengungkap tujuan penerbangan tersebut kepada publik.
Namun, berdasarkan pengamatan LeoLabs, salah satu aktivitas dalam misi terbaru Shenlong adalah pelepasan sebuah objek yang belum diketahui identitas maupun fungsinya.
"Pada pukul 02.30 UTC tanggal 22 Juni 2026, LeoLabs mendeteksi sebuah objek tak dikenal di sekitar pesawat luar angkasa reusable Shenlong milik China," tulis LeoLabs melalui akun X, dikutip dari laman Space, Jumat (26/6/2026).
"Objek tersebut tidak cocok dengan objek lain mana pun dalam katalog kami. Objek itu pertama kali terdeteksi oleh radar Tracker kami di Selandia Baru," lanjut perusahaan tersebut.
Setelah melakukan pengamatan tambahan melalui jaringan pemantauan global dan analisis menggunakan LeoLabs Delta, perusahaan menyatakan objek tersebut diyakini berasal dari Shenlong.
"Setelah pengamatan tambahan di seluruh jaringan global kami dan analisis melalui LeoLabs Delta, kami secara independen telah mengatalogkan objek ini dan menilai dengan tingkat keyakinan tinggi bahwa objek tersebut dilepaskan dari pesawat luar angkasa China," tulis LeoLabs.
Aktivitas ini, lanjut mereka, konsisten dengan pelepasan sub-satelit yang dilakukan pesawat luar angkasa tersebut pada misi-misi sebelumnya.
Pengamat aktivitas luar angkasa Jonathan McDowell juga menyebut melalui X bahwa objek tersebut kini telah masuk dalam katalog milik Pasukan Luar Angkasa Amerika Serikat (U.S. Space Force).
Shenlong atau Divine Dragon merupakan pesawat luar angkasa reusable yang diluncurkan menggunakan roket, tetapi mendarat di landasan layaknya pesawat terbang. Desainnya diyakini mirip dengan pesawat luar angkasa milik Amerika Serikat, X-37B, atau menyerupai pesawat ulang-alik NASA.
Meski demikian, spesifikasi teknis Shenlong masih menjadi misteri karena program antariksa China sangat tertutup. Hingga kini hanya sedikit foto Shenlong yang tersedia, sebagian besar berasal dari hasil pengamatan teleskop berbasis darat.
Ini juga bukan kali pertama Shenlong diduga melepaskan objek saat berada di orbit. Pada Juni 2024, para pengamat menduga pesawat tersebut melepas sebuah sub-satelit atau membuang komponen yang sudah tidak diperlukan menjelang akhir misinya.
Enam bulan sebelumnya, Shenlong sempat diduga melepaskan enam objek sekaligus. Namun, penyelidikan selanjutnya menyimpulkan bahwa benda-benda tersebut merupakan puing sisa peluncuran.
Selain itu, para pengamat juga menemukan indikasi adanya panel surya yang terbentang dari badan Shenlong berdasarkan analisis citra teleskop.
(fab/fab)
Addsource on Google

6 hours ago
1

















































