Bencana Sebabkan Banyak Perusahaan Tutup Dan PHK Besar- besaran

4 hours ago 2
Medan

2 Januari 20262 Januari 2026

Bencana Sebabkan Banyak Perusahaan Tutup Dan PHK Besar- besaran Banjir saat melanda wilayah Tapteng, beberapa waktu lalu. Waspada.id/dok

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

MEDAN (Waspada.id): Bencana banjir dan tanah longsor menyebabkan banyak perusahaan berhenti beroperasi di tiga provinsi yang terdampak bencana. Salah satunya perusahaan pengolahan kayu.

Dari informasi diterima Waspada.id di Medan, Jumat (2/1/2026), perusahaan pengolahan kayu di Tapanuli Tengah telah merumahkan lebih dari 1000 karyawannya akibat terputusnya bahan baku kayu.

Akses jalan dan jembatan yang masih rusak mengakibatkan rantai logistik terputus, sehingga beberapa perusahaan yang terdampak di Tapteng dan sekitarnya berhenti beroperasi karena tidak menerima bahan baku dan hasil produksi tidak dapat dikirim.

Sejumlah pekerja pabrik pengolahan kayu mengatakan, bencana melanda Tapanuli Utara, Sibolga, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Aceh dan Nias telah berdampak langsung kepada mereka.

Mereka berharap Kementerian Kehutanan dapat segera mencari solusi, sehingga para pekerja yang menggantungkan hidupnya di pabrik pengolahan kayu tidak terancam PHK.

“Kami paham kondisi saat ini, yang menyebutkan bencana karena dampak penebangan hutan, namun pemerintah harus dapat memilah perusahaan itu legal atau ilegal. Kami hanya meminta pemerintah memerhatikan kondisi kami,” sebut salah satu pekerja bermarga Siregar.

Diketahui bahwa Kementerian Kehutanan telah menutup semua akses Sistim Informasi Penatausahaan Hasil Hutan (SIPUHH), sehingga menghentikan pengiriman kayu ke perusahaan pengolahan. “Kalau tidak ada kayu pasti perusahaan tutup, dan imbasnya kami di PHK,” katanya.(id23)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |