Kepala BPBD Taput, Budiman Gultom memperlihatkan berbagai jenis barang dan sembako bantuan bencana yang menumpuk dan membludak di gudang posko bencana Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) di Gedung Nasional Tarutung, Kamis (22/1). Waspada.id/Ist
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
TARUTUNG (Waspada.id): Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Budiman Gultom, menjelaskan bahwa berbagai barang dan sembako bantuan yang tampak menumpuk di posko bencana di Gedung Nasional Tarutung, Kamis (22/1), bukan merupakan akumulasi tanpa tujuan melainkan sebagai stok yang akan terus disalurkan sesuai permintaan dari desa dan kecamatan terdampak.
“Penyaluran dan distribusi bantuan bencana masih akan terus berlangsung,” ujar Budiman saat dikonfirmasi di lokasi posko.
Menurut dia, penyaluran dilakukan setelah ada permintaan resmi dari daerah terdampak yang diikuti dengan pembuatan berita acara. Sejak tanggal 26 hingga 30 Desember 2025 (paska bencana), pihaknya telah menyebarkan sekitar 5.000 paket bantuan untuk 9 kecamatan terdampak di Taput.
“Kemudian sampai saat ini kita masih akan terus menyalurkan bantuan sesuai dengan permintaan dari Desa dan Kecamatan,” tambahnya.
Saat ini, pihak BPBD sedang melakukan proses packing bantuan dengan sistem penebalan atau penambahan jumlah untuk diberikan kepada korban bencana. “Kita sedang melakukan packing bantuan untuk disalurkan dengan sistem penebalan (penambahan) bantuan kepada yang terdampak. Makanya tadi kita sampaikan bukan penumpukan tapi semacam stok,” pungkas Budiman.
Pantauan wartawan menunjukkan berbagai jenis barang dan sembako seperti beras, mie instan, air mineral, roti, ikan, pakaian bekas, tikar busa, dan jaket pelampung tampak terkumpul di gudang posko. Ada kekhawatiran bahwa bantuan bisa rusak atau kedaluwarsa jika tidak segera disalurkan.***
Kepala BPBD Taput, Budiman Gultom, memperlihatkan berbagai jenis barang dan sembako bantuan bencana di gudang posko bencana Kabupaten Taput, Kamis (22/1). Waspada.id/Ist
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.






















































