Banjir akibat Habagat merendam Manila hingga setinggi pinggang. Sekitar 110 ribu keluarga terdampak, sementara rumah dan toko ikut terendam.
Warga membawa barang-barang mereka sambil menerjang banjir di sebuah desa di Bagong Silangan, Quezon City, Filipina, Senin (10/8/2026). Genangan merendam rumah dan tempat usaha setelah angin muson barat daya, yang secara lokal dikenal sebagai Habagat, terus melanda Pulau Luzon. (REUTERS/Eloisa Lopez)
Warga terlihat berjalan menerjang banjir yang mencapai setinggi pinggang. Sejumlah keluarga juga terpaksa menunggu di luar rumah mereka yang terendam sambil menanti air surut. (REUTERS/Noel Celis)
Badan Layanan Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina (PAGASA) memperkirakan curah hujan lebih dari 200 milimeter mengguyur Benguet pada Senin. Sementara itu, Metro Manila dan provinsi-provinsi di sekitarnya diperkirakan menerima curah hujan 50-100 milimeter. Kondisi tersebut meningkatkan risiko banjir susulan dan tanah longsor karena tanah telah jenuh air. (REUTERS/Noel Celis)
Salah satu warga yang terdampak adalah Claudio Lilio, 51 tahun, pemilik toko kecil yang berada di dekat pertemuan Sungai San Mateo dan Sungai Marikina. Menurut Lilio, kawasan tempat tinggalnya kerap menjadi lokasi penampungan air setiap kali hujan deras turun. (REUTERS/Eloisa Lopez)

7 hours ago
7















































