Bandara Jeddah Super Sibuk, Kirim Hampir 10 Juta Kontainer Air Zamzam

1 day ago 8

Amalia Zahira,  CNBC Indonesia

05 January 2026 18:05

Jakarta, CNBC Indonesia - Bandara King Abdulaziz International Airport di Jeddah, Arab Saudi, mencatatkan prestasi tertinggi sepanjang sejarah dengan melayani 53,4 juta penumpang pada2025.

Data yang diambil laporan resmi Saudi Press Agency (SPA) tersebut menjadi catatan khusus. Pencapaian pada 2025 menjadi yang terbesar yang pernah dicatat oleh sebuah bandara di Arab Saudi sejak era penerbangan sipil dimulai di negara tersebut. Angka tersebut juga menempatkan fasilitas ini di antara bandara tersibuk dunia dari sisi lalu lintas penumpang.

Prestasi ini juga mencakup penanganan sekitar 310.000 penerbangan selama setahun penuh. Jumlah bagasi yang diproses juga meningkat sekitar 12% dibandingkan 2024 menjadi 60,4 juta bagasi. Selain itu, bandara juga mencatat 2.968 penerbangan kargo dan 9,57 juta kontainer air Zamzam, yang mencerminkan peran sentralnya dalam mendukung perjalanan keagamaan dan logistik lintas negara.

Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi. (Facebook/Kaiairport)Foto: Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi. (Facebook/Kaiairport)
Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi. (Facebook/Kaiairport)

Target Baru dan Peran Strategis

CEO Jeddah Airports Company, Mazen Johar, menyatakan bahwa angka 53,4 juta penumpang menunjukkan tingkat kesiapan operasional yang sangat tinggi dan menjadi tonggak penting menuju fase pertumbuhan berikutnya. Meski belum menetapkan angka pasti, Johar menyampaikan rencana untuk melipatgandakan kapasitas penumpang di masa mendatang, seiring dengan ekspansi infrastruktur dan peningkatan layanan.

Bandara ini juga memperkuat posisinya sebagai hub penerbangan regional dan gerbang utama yang menghubungkan Arab Saudi ke berbagai destinasi global. Hal tersebut sejalan dengan ambisi Saudi dalam mendukung pertumbuhan pariwisata, pergerakan haji dan umrah, serta diversifikasi ekonomi di bawah kerangka Saudi Vision 2030.

Dukungan Pemerintah & Kolaborasi

Pencapaian ini tidak terlepas dari dukungan penuh pemerintah serta kolaborasi lintas sektor, termasuk otoritas penerbangan, pihak swasta, dan pemangku kepentingan transportasi. Johar juga menyampaikan apresiasi kepada semua mitra yang terlibat dalam menyediakan layanan terbaik bagi para penumpang.

Dengan posisi yang kian kuat di kancah global, King Abdulaziz International Airport diproyeksikan terus memainkan peran kunci dalam memfasilitasi konektivitas internasional, membuka peluang investasi baru, serta mendukung pertumbuhan ekonomi Saudi yang berfokus pada sektor non-minyak.

Trend Bandara sepanjang 2025

Capaian Bandara King Abdulaziz di Jeddah terjadi seiring tren global yang menunjukkan konsentrasi lalu lintas udara pada sejumlah hub utama dunia.

Pemulihan mobilitas pasca pandemi dan meningkatnya konektivitas internasional mendorong bandara-bandara di Timur Tengah dan Asia kian menguat posisinya dalam peta penerbangan global, tercermin dari daftar bandara tersibuk dunia:

Implikasi Bisnis

Secara lebih luas, daftar bandara tersibuk 2025 mengindikasikan pergeseran keseimbangan dari dominasi tradisional Amerika Serikat menuju kawasan Timur Tengah dan Asia.

Bagi industri penerbangan dan pelaku bisnis, dinamika ini membawa implikasi besar. Maskapai dituntut menyesuaikan strategi ekspansi rute, sementara operator bandara dan pemerintah berlomba mempercepat investasi infrastruktur guna mempertahankan daya saing sebagai hub internasional.

Persaingan antar bandara global pun kian ketat, dengan konektivitas, efisiensi operasional, dan kualitas layanan menjadi penentu utama dalam merebut arus penumpang dan aktivitas ekonomi lintas negara.

(mae/mae)

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |