Asri Ludin Tambunan Akui Masyarakat Tionghoa Memegang Reguh Lestarikan Budayanya

4 hours ago 1
Sumut

22 Februari 202622 Februari 2026

Asri Ludin Tambunan Akui Masyarakat Tionghoa Memegang Reguh Lestarikan Budayanya Bupati Deliserdang, Asri Ludin Tambunan didampingi Ketua TP PKK, Ny. Jelita Asri Ludin Tambunan, bersama Wakil Bupati, Lom Lom Suwondo menabuh alat musik di perayaan Imlek Bersama Tahun 2026 M/2577 Kongzili di Kito Convention Hall, Tanjungmorawa, Sabtu malam (21/2/26). Waspada.id/Ist

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

TANJUNGMORAWA (Waspada.id): Bupati Deliserdang, dr.H. Asri Ludin Tambunan mengakui, masyarakat Tionghoa tetap memegang teguh dan melestarikan budayanya, serta mampu berbaur dengan seluruh elemen masyarakat. Semangat pelestarian budaya yang ditunjukkan masyarakat Tionghoa di Deliserdang patut menjadi contoh bagi daerah lain.

“Keberagaman budaya yang ada (di Deliserdang) merupakan bagian dari kekayaan bangsa Indonesia yang harus dijaga dan dirawat bersama,” kata Bupati Asri Ludin Tambunan pada Perayaan Imlek Bersama se-Deliserdang tahun 2026 M/2577 Kongzili yang diselenggarakan oleh Yayasan Istana Harta Lima Penjuru di Kito Convention Hall, Kecamatan Tanjungmorawa, dan turut dihadiri Wakil Bupati Deliserdang, Lom Lom Suwondo SS, Sabtu malam (21/2/26).

Antusiasme masyarakat atas perayaan Imlek tersebut cukup tinggi. Hal itu pun memancing reaksi positif dari Bupati.

“Ini (antusiasme) luar biasa. Ini menunjukkan kebersamaan dan kerukunan yang telah terbangun berjalan dengan baik, tanpa adanya gangguan maupun perbedaan yang memecah belah,” papar Asri Ludin Tambunan.

Terkait kondisi Deliserdang yang multi-etnis dan agama, ia menegaskan pentingnya mempertahankan indeks toleransi yang ada. Apalagi, saat ini indeks toleransi di Deliserdang menjadi salah satu yang terbaik di Sumatera Utara.

“Apa yang sudah baik harus terus kita pertahankan. Kerukunan antarumat beragama dan antarsuku adalah modal utama dalam membangun daerah,” tegas Bupati.

Ia, berharap, perayaan imlek bisa terus dilaksanakan setiap tahun dengan lokasi berbeda. Jika tahun ini di Tanjungnorawa, tahun depan bisa diselenggarakan di Kecamatan Hamparan Perak, atau kecamatan lainnya. Tujuannya agar semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan nilai-nilai keberagaman dan kebersamaan.

“Semoga tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan kebanggaan seluruh masyarakat Deliserdang. Semoga di tahun yang baru kita semakin maju, rukun, dan berdaya,” harap Bupati.

Sementara itu, Ketua Panitia, Jhon ST menuturkan, masyarakat Tionghoa Deliserdang, khususnya di Tanjungmorawa dan sekitarnya, sangat bangga dan terkesan atas perayaan imlek yang dicetuskan bersama Pemkab Deliserdang.

“Belum pernah ada perayaan imlek bersama yang diinisiasi langsung oleh Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, ini menjadi momen bersejarah bagi kami,” ungkap Jhon, seraya menyebutlan bahwa kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Yayasan Istana Harta Lima Penjuru.

Turut hadir di acara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Deliserdang, Ny Jelita Asri Ludin Tambunan, Kapolresta Deliserdang, Kombes Pol. Hendria Lesmana SIK MSi, anggota DPRD Deliserdang, Sehat Sembiring, unsur organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, camat dan tokoh masyarakat. (Id.28)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |