Warga yang hendak rawat inap, tapi ditolak pihak RSKP kota Tebingtinggi dengan alasan kamar penuh. Waspada.id/Ist
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
TEBINGTINGGI (Waspada.id): Rumah Sakit Kumpulan Pane (RSKP) kota Tebingtinggi, Kamis (8/1) menolak kedatangan pasien dan meminta agar mencari rumah sakit lain kepada warga yang hendak rawat inap. Alasan yang disampaikan ruang kamar rumah sakit sudah penuh.
Pasien yang ditolak staf RSKP bernama Suliyem, 67, warga Kel. Brojol, Kec. Bajenis, kota Tebingtinggi. Terlihat di video yang viral, warga lansia itu terbaring lemas bersama anaknya Sunita yang membawanya ke RS pemerintah kota itu.
Menurut Sunita, sejak pagi dia sudah mencari ambulance untuk mengantar orang tuanya ke RSKP dengan niat rawat inap. Atas bantuan seorang warga diperoleh tumpangan membawa orang tuanya.
Namun, saat memasuki ruang lobi RSKP dan hendak mendaftar, tiba-tiba seorang staf RS meminta Sunita untuk mencari RS lain, karena ruangan di RS itu penuh. Padahal, pasien butuh perawatan segera.
Anak warga saat memberi keterangan soal penolakan rawat pihak RSKP. Waspada.id/Ist“Cobalah dibayangkan susah payah datang, sampai di sini kami ditolak,” kata Sunita sambil menahan menangis kepada wartawan.
“Kami disuruh cari RS lain, tanpa sama sekali ada tindakan awal pihak RS. Padahal saat itu orang tua yang datang dalam keadaan butuh penanganan segera,” terang Sunita.
Bahkan seharian ini, pengakuan Sunita, dirinya belum makan sehingga dia merasa badannya lemas. “Kami orang yang gak punya apa-apa miskin kali kami bang,” keluh Sunita.
Atas bantuan warga yang bersimpati, Sunita kemudian membawa orang tuanya ke RS Chevani. RS ini kemudian melakukan tindakan lanjutan penanganan kesehatan terhadap Suliyem yang terlihat lemah.
Terkait itu, Direktur RSKP dr. Lily Kesuma, tak berhasil dikonfirmasi melalui telepon juga melalui chat tak ada jawaban, meski ada centang dua. (Lik)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.






















































