Petugas medis menunjukkan vaksin Influenza HA di Klinik Pratama Aisyah, Taman Sari, Jakarta, Kamis (8/1/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Berdasarkan siaran pers Kementerian Kesehatan, hingga awal Januari 2026 tercatat 62 kasus Super Flu yang tersebar di delapan provinsi. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Super Flu sendiri bukanlah virus baru. Penyakit ini disebabkan oleh virus influenza A H3N2 subclade K, turunan dari virus H3N2 yang telah lama dikenal dunia medis. Peningkatan kasus flu di Jepang, Kanada, dan Amerika Serikat pada Oktober 2025 juga didominasi oleh varian H3N2. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Secara historis, virus influenza A H3N2 bahkan pernah memicu lonjakan besar flu dunia pada 1968, meski saat itu belum termasuk subclade K. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sejak November 2025 telah menyatakan bahwa virus H3N2 subclade K telah mengalami setidaknya tujuh kali mutasi. WHO juga mencatat virus ini menyebar cepat dan mendominasi di sejumlah negara di belahan bumi di atas khatulistiwa. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Situasi global menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Data Amerika Serikat per 30 Desember 2025 mencatat influenza berada pada kategori tinggi hingga sangat tinggi di 32 negara bagian, meningkat tajam dari 17 negara bagian pada pekan sebelumnya. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

20 hours ago
5

















































