Wakil Ketua Dan DPRK Aceh Tamiang Tinjau Genangan Air SDN 2 Karang Bundar

4 hours ago 2
Aceh

Wakil Ketua Dan DPRK Aceh Tamiang Tinjau Genangan Air SDN 2 Karang Bundar Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang, Muhammad Nur bersama anggota Dewan lainnya meninjau langsung genangan air di halaman SDN2 Karang Bundar, Kecamatan Karang Baru akibat pembangunan Huntara. (Waspada.id/Ist)

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

ACEH TAMIANG (Waspada.id): Wakil Ketua dan anggota DPRK Aceh Tamiang melakukan peninjauan terhadap genangan air di halaman SDN 2 Karang Bundar, Kecamatan Karang Baru yang dikabarkan imbas proyek pembangunan Hunian Sementara (Huntara).

Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang, Muhammad Nur,SE dan dua anggota lainnya, Edi Susanto dan Jayanti Sari, pada Senin (6/4) didampingi Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Aceh Tamiang, Sepriyanto serta Kabid Pendidikan Dasar, Khairuddin Hasni (Khairul) datang meninjau langsung kondisi halaman sekolah tersebut, berikut dengan kondisi jalan menuju kesekolah itu. Dalam kunjungan itu disambut Kepala SD Negeri 2 Karang Bundar, Parida Hanum.

Paridah Hanum, Kepala SDN 2 Karang Bundar kepada Pimpinan, Anggota DPRK dan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tamiang, menyampaikan bahwa genangan air yang membentuk kolam dihalaman sekolahnya tersebut diakibatkan air pada parit depan sekolah tidak dapat mengalir karena paritnya ditutup oleh pihak pelaksana kerja perumahan Huntara Tamiang 2.

Setelah dicek bersama, ternyata persoalan tersebut terjadi di gorong-gorong pada jalan masuk ke Huntara yang berada didepan kantor Samsat. Pemasangan gorong-gorong tidak sampai kedasar parit, sementara itu, gorong-gorong tersebut diletakkan diatas timbunan material tanah, sehingga dengan posisi gorong-gorong diatas itu tidak dapat dialiri air.

“Pantaslah, airnya tidak mengalir, ternyata gara-gara gorong-gorongnya tidak diletakkan diatas permukaan lantai parit,” sebut Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang, Muhammad Nur.

Paridah Hanum menyatakan, pihaknya telah berulangkali menyampaikan keluhannya terkait parit kepada pihak pelaksana kerja Huntara Tamiang 2. Namun tidak pernah mendapatkan respon positif, sehingga genangan air berbentuk miniatur kolam dihalaman sekolah menjadi pemandangan tidak sehat dan menjadi tempat berkembangbiaknya jentik-jentik nyamuk.

Untuk memecahkan solusi ini, Muhammad Nur akan berkoordinasi dengan Dinas PUPR setempat guna mencari solusi sehingga tidak ada lagi air yang tergenang di halaman sekolah ini. (Id76)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |