Waka Poldasu Sebut Sudah 17 Pekerja Tambang Emas Ilegal Diamankan

4 hours ago 1
Medan

Waka Poldasu Sebut Sudah 17 Pekerja Tambang Emas Ilegal Diamankan Waka Polda Sumut Brigjen Pol. Sonny Irawan. Waspada.id/ist

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

MEDAN (Waspada.id): Jumlah orang yang diamankan dalam penindakan tambang emas ilegal di perbatasan Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kabupaten Mandailing Natal bertambah 10 orang, sehingga total menjadi 17 orang.

Waka Polda Sumut Brigjen Pol. Sonny Irawan kepada wartawan, Selasa (3/3/2026) mengatakan, sebelumnya tujuh orang diamankan terkait kasus itu. Namun berjalanya penyidikan, tim kembali mengamankan 10 orang lainnya.

“Dari lokasi penambangan diamankan 12 ekskavator, sedangkan dua ekskavator diamankan di luar lokasi sehingga ada 14 yang diamankan. Untuk pekerja, saat ini ada 17 orang diamankan,” kata Sonny.

Ia menjelaskan, 17 orang yang diamankan masih berstatus sebagai saksi dan belum ditetapkan sebagai tersangka.

Menurut dia, penyidik akan mendalami peran masing-masing pihak yang diamankan, termasuk mengelompokkan berdasarkan klaster pekerjaan di lokasi tambang.

“Mereka akan kita bagi kluster-klusternya, apakah dia sebagai operator, apakah sebagai tenaga pekerja, apakah sebagai tukang masak, apakah sebagai kernet, ini masih belum kita lakukan pemeriksaan secara mendalam,” ujarnya.

Selain itu, kepolisian juga masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang diduga sebagai pemilik atau pengendali tambang emas skala besar tersebut.

Penindakan dilakukan oleh tim gabungan Satuan Brimob dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut yang melibatkan lebih 200 personel. Tambang ilegal tersebut berada disekitar aliran Sungai Batang Gadis, wilayah perbatasan Tapanuli Selatan dan Mandailing Natal.

Untuk barang bukti alat berat, kepolisian berencana mengevakuasi ekskavator dari kawasan hutan pada hari yang sama dan menyimpannya di Batalyon C Brimob Sipirok. Proses evakuasi diperkirakan memakan waktu satu hingga dua hari karena alat berat harus diturunkan dari wilayah Sungai Batang Gadis menuju area permukiman sebelum diangkut menggunakan truk khusus jenis trado.(id145)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |