Viral Pin Ibu Hamil Palsu Dijual di Ecommerce, Picu Pertengkaran KRL

4 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah unggahan viral menyoroti seorang ibu hamil yang menggunakan pin ibu hamil bukan dari pihak KAI Commuter, melainkan hasil membeli di e-commerce. Hal ini rupanya memicu percekcokan antarpengguna KRL di dalam gerbong.

Berdasarkan unggahan seorang pengguna Threads, peristiwa bermula ketika seorang wanita meminta tempat duduk prioritas kepada penumpang lain dengan mengaku sebagai ibu hamil.

Namun, seorang pria menegaskan bahwa pin yang digunakan wanita tersebut adalah palsu. Pria tersebut pun menyarankan agar ibu yang sedang duduk di kursi prioritas tidak perlu memberikan tempat duduknya. Tidak terima dengan teguran itu, wanita ber-pin palsu tersebut mulai marah-marah.

"Eh, si ibu berkerudung kuning malah ngoceh dan playing victim. Dia bilang, 'Kamu enggak punya ibu di rumah? Emang apa salahnya saya duduk? Ngerugiin kamu?' Terus si masnya malah disuruh duduk sama ibu ini sambil bilang, 'Tuh kasihan mbaknya malah bangun gara-gara kamu.' Si masnya cuma diam saja, dan ibu berbaju putih juga ogah duduk," tulis pengguna Threads tersebut.

Pin ibu hamil yang digunakan diduga kuat dibeli secara bebas melalui platform e-commerce. Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia, saat ini memang marak penjual yang menjajakan pin ibu hamil di marketplace.

Desain yang ditawarkan pun beragam-mulai dari yang sangat mirip dengan pin resmi buatan KAI Commuter, hingga yang memiliki tampilan dan warna yang berbeda jauh. Harga satu pin tersebut bervariasi di e-commerce, yakni berkisar antara Rp9.000 hingga Rp17.000.

Merespons unggahan tersebut, pihak KAI Commuter turut memberikan tanggapan dan membagikan ciri-ciri pin ibu hamil yang resmi terbitan KAI Commuter, yaitu memiliki logo KAI serta mencantumkan tanggal masa aktif.

(fab/fab) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |