Video: Jawab Tuntutan MSCI,OJK Rilis Daftar Konsentrasi Pemegang Saham

4 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia- CNBC Indonesia menggelar Market Outlook 2026 dengan tema "Capital Market Reform: Integrity and Credibility" sebagai forum strategis untuk membaca arah pasar dan peluang pertumbuhan baru, dengan menghadirkan perspektif regulator, pengambil kebijakan, serta pelaku utama industri investasi.

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun dalam Market Outlook 2026 mengatakan peran penting pasar modal menjadi simbol wajah ekonomi RI karena terkait kredibilitas dan kepercayaan investor terhadap Indonesia karena berisi BUMN, hingga sektor swasta yang menggerakkan ekonomi RI.

Di tengah gejolak ekonomi dan geopolitik global, pasar modal Indonesia harus diperkuat melalui dukungan reformasi kebijakan dan penguatan pengawasan.

Sementara Pjs Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi memastikan serangkaian strategi penguatan integritas dan kredibilitas pasar modal RI setelah 'wake up call" atas penilaian lembaga pemeringkat global, MSCI.

OJK bersama SRO didukung pemerintah telah melakukan serangkaian langkah dalam menyelaraskan tuntutan MSCI sekaligus sebagai momentum perbaikan yang menyeluruh dan struktural melalui 8 rencana aksi guna melakukan percepatan reformasi integritas pasar modal.

Saat ini upaya penguatan bursa saham menjawab tuntutan MSCI hingga FTSE Russel juga diperkuat dengan 4 langkah yakni menghadirkan transparansi data saham, menghadirkan keterbukaan data kepemilikan saham emiten dari investor yang memiliki saham di atas 1% serta mendorong tingkat pendalaman partisipasi publik dengan free float naik jadi 15% dan menghadirkan Shareholder Concentration List (daftar konsentrasi pemegang saham).

Dari sisi BEI, Pjs Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik mengungkapkan langkah serius BEI untuk melakukan perbaikan terkait tuntutan MSCI dan FTSE Russel sekaligus memperkuat komunikasi terhadap publik dan mendengar masukan para partisipan dan emiten salah satunya terkait kenaikan free float salam jadi 15%. Hal ini dilakukan untuk menghasilkan solusi bersama untuk mendorong pendalaman pasar keuangan RI.

Sementara Direktur Utama KSEI, Samsul Hidayat menyampaikan langkah memperbaiki struktur data dan transparansi data di bursa saham Indonesia. Dimana saat ini KSEI sudah berhasil menambah struktur data atas Single Investor Identification (SID) dari 9 jenis menjadi 28 sub-kategori atau sudah 97% dari data investor yang sudah diperbaiki.

Selain itu data pemegang saham dengan kepemilikan di atas 1% akan disajikan lebih detail dari aturan sebelumnya yang hanya mewajibkan keterbukaan di atas 5%.

Selengkapnya simak dialog Syarifah Rahma dengan Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun bersama Pjs Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi, serta Pjs Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, dan Direktur Utama KSEI, Samsul Hidayat dalam Market Outlook 2026, CNBC Indonesia,(Selasa, 03/03/2026)


Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Berita Kasus| | | |