Jakarta, CNBC Indonesia- Direktur Eksekutif Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI), Sahat Sinaga memastikan dukungan pengusaha sawit terhadap kebijakan ekspor satu pintu kelapa sawit RI melalui PT DSI.
Hanya saja GIMNI berharap PT DSI berperan sebagai pengawasan perdagangan untuk mencegah berbagai kecurangan melalui bursa komoditas sehingga tidak terjadi monopoli.
Dari sisi petani sawit, Ketua Umum Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS), Sabarudin mendorong peran pemerintah untuk mendorong pemulihan harga Tandan Buah Segar (TBS) yang anjlok seiring dengan pengumuman pembentukan PT DSI.
Harapkan PT DSI menjadi upaya perbaikan tata kelola sektor sawit RI mengingat terdapat sekitar 2 juta petani sawit dan mayoritas petani swadaya tidak memiliki kemitraan dengan perusahaan sehingga membutuhkan perhatian pemerintah.
Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan Direktur Eksekutif Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI), Sahat Sinaga dan Ketua Umum Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS), Sabarudindalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Selasa, 18/06/2026)
Add
source on Google

2 hours ago
3

















































