Jakarta, CNBC Indonesia - Jaringan seluler 2G memang sudah lama ada, bahkan sekarang operator seluler sudah mulai menyuntik mati jaringan tersebut. Salah satunya adalah Virgin Media O2, yang mengumumkan akan menghentikan layanan jaringan 2G yang telah beroperasi selama lebih dari 30 tahun.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan operator seluler terbesar di Inggris itu untuk mempercepat transformasi jaringan menuju teknologi yang lebih modern.
Virgin Media O2 menyatakan proses penghentian jaringan 2G akan dimulai pada awal musim panas atau sekitar Juni 2029. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari Mobile Transformation Plan, setelah perusahaan lebih dulu berhasil mematikan jaringan 3G pada akhir 2025 usai melalui berbagai uji coba.
Dengan menghentikan layanan 2G, perusahaan ingin mengalihkan pelanggan ke jaringan 4G dan 5G yang dinilai lebih efisien, andal, serta mampu memenuhi kebutuhan konektivitas yang terus meningkat.
Virgin Media O2 juga menegaskan akan memberikan dukungan kepada pelanggan yang membutuhkan bantuan selama proses transisi, termasuk membantu mereka melakukan peningkatan perangkat apabila diperlukan.
Selain itu, perusahaan akan menghubungi pelanggan jauh sebelum penghentian layanan diberlakukan, terutama bagi mereka yang masih menggunakan perangkat lama agar memiliki waktu untuk bersiap.
Saat ini, jaringan 2G hanya menangani kurang dari 0,5% dari seluruh lalu lintas data di jaringan seluler Virgin Media O2. Layanan tersebut juga sudah tidak digunakan untuk roaming data internasional.
Meski penggunaannya sangat kecil, jaringan 2G masih mengonsumsi lebih dari 10% total energi seluruh lokasi BTS milik perusahaan. Kondisi itu membuat teknologi tersebut dinilai semakin tidak efisien dan kurang andal dibandingkan jaringan generasi terbaru.
Sebelumnya, pada awal tahun ini, Virgin Media O2 juga meluncurkan layanan satelit langsung ke perangkat pertama di Inggris, O2 Satellite, yang mampu menjangkau sekitar 95% wilayah daratan Inggris.
Perusahaan juga telah menandatangani pernyataan sukarela penghentian jaringan 2G yang dipimpin pemerintah Inggris. Pernyataan tersebut bertujuan memastikan cakupan layanan tetap terjaga serta mendukung dunia usaha selama proses transisi berlangsung.
Chief Technology Officer Virgin Media O2, Jeanie York, mengatakan perusahaan menggelontorkan investasi besar untuk memperkuat infrastruktur jaringan seluler.
"Kami menginvestasikan 700 juta euro tahun ini untuk mentransformasi jaringan seluler kami dan memastikan jaringan tersebut mampu mengikuti pertumbuhan permintaan konsumen," ujar York, dikutip dari The Sun, Kamis (2/7/2026).
Ia menambahkan, penghentian jaringan 2G dilakukan agar perusahaan dapat memusatkan investasi pada layanan 4G dan 5G yang lebih andal dan efisien.
"Saat kami melihat ke masa depan, kami akan mematikan jaringan 2G lama agar dapat lebih fokus menyediakan layanan seluler 4G dan 5G yang andal dan efisien bagi seluruh pelanggan, sesuai harapan mereka," katanya.
York mengatakan pengalaman mematikan jaringan 3G pada 2025 menjadi bekal penting dalam menjalankan proses penghentian 2G secara bertanggung jawab tanpa mengganggu pelanggan.
"Setelah baru-baru ini mematikan jaringan 3G kami dan bergabung dengan piagam penghentian 2G pemerintah, kami tahu persis bagaimana melakukannya secara bertanggung jawab dan tanpa mengganggu pelanggan."
Ia juga mengingatkan bahwa sebagian besar pelanggan tidak perlu melakukan tindakan apa pun. Namun, sejumlah pelaku usaha yang masih mengandalkan perangkat berbasis 2G sebaiknya mulai menyusun rencana transisi sejak sekarang.
"Meskipun sebagian besar pelanggan tidak perlu melakukan tindakan apa pun, beberapa bisnis mungkin perlu mulai merencanakan hal ini dari sekarang," jelasnya.
York memastikan Virgin Media O2 akan terus memberikan informasi secara langsung kepada pelanggan selama proses migrasi berlangsung.
"Kami akan berkomunikasi langsung dengan pelanggan dan memastikan kami mendukung semua orang selama peningkatan penting ini berlangsung." pungkasnya.
(dem/dem)
Addsource on Google

4 hours ago
3

















































