2 Drone Serang Kedutaan Rusia di Negara NATO

4 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Dua pesawat tak berawak (drone) tak dikenal menyerang Kedutaan Besar Rusia di negara anggota NATO, Swedia, Rabu hingga Kamis malam waktu setempat. Satu pesawat tak berawak menjatuhkan wadah cat merah dan satu lagi jatuh di dekat gedung dengan alat peledak palsu terpasang.

Mengutip laman RT, Jumat (3/7/2026), kedutaan mengatakan bahwa insiden itu terjadi sekitar pukul 02.00 waktu setempat. Kedutaan menunjukkan bahwa drone kedua jatuh di dekat kompleks diplomatik dan di lokasi misi "bukan karena kecelakaan".

"Keadaan terakhir ini menunjukkan bahwa kita tidak hanya menghadapi provokasi, tapi juga upaya terang-terangan untuk mengintimidasi pegawai misi Rusia," kata kedutaan.

"Kami akan mengatakan secara langsung bahwa ini tidak akan berhasil," tambahnya.

Kedutaan Rusia sendiri mengatakan sudah menegur pihak berwenang Swedia atas apa yang mereka gambarkan sebagai "kegagalan menghentikan kampanye serangan sistematis". Ini bahkan sudah terjadi dua tahun terakhir.

Berdasarkan Konvensi Wina tentang Hubungan Diplomatik tahun 1961, Swedia diwajibkan untuk melindungi misi luar negeri di wilayahnya. Namun, kata laman itu, polisi hanya secara resmi mencatat insiden tersebut tanpa membuat kemajuan dalam "lusinan" kasus yang belum terselesaikan.

"Mengingat hal ini, pihak Swedia-lah yang akan memikul tanggung jawab penuh atas serangan lebih lanjut dan konsekuensinya," tambah kedutaan memperingatkan.

Para pejabat di Stockholm belum memberikan tanggapan.

Kedutaan telah melaporkan beberapa insiden sejak Mei 2024, sebagian besar melibatkan kontainer berisi cat yang dijatuhkan oleh drone. Salah satu insiden paling terkenal terjadi pada bulan Januari 2025 ketika polisi Swedia menangkap seorang warga negara Ukraina karena menabrakkan mobil ke gerbang kedutaan.

(sef/sef)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |