Ukuran Font
Kecil Besar
14px
DELISERDANG (Waspada.id): Sejumlah calon penumpang mengeluhkan mahalnya harga tiket pesawat di Kualanamu Internasional Airport (KNIA). Betapa tidak, untuk sekali jalan tiket Medan-Jakarta menembus di angka Rp2,9 juta. Padahal, sebelumnya harga tiket tujuan domestik itu dijual Rp1,9 juta.
“Bukan hanya soal harga saja yang melambung, tapi tiket pesawat juga sulit didapatkan, karena sejumlah maskapai penuh,” ucap calon penumpang tujuan Jakarta, Riandi, 43 dan Dedi Rahmad Iskandar, 45, saat ditemui Waspada.id, di KNIA, Minggu (12/4/2026).
Anehnya kata mereka di kounter penuh tapi melalui calo yang ‘genyatangan’ di bandara, ada tiketnya dan harganya juga ‘selangit’. Kedua calon penumpang warga Jalan Sekip Deliserdang ini berharap, pihak pengelola bandara menertibkannya.
“Malu kita KNIA ini wajah Sumatrera Utara, pintu gerbang wisatawan lho,” ucapnya. Manager Humas PT Angkasa Pura Aviasi yang dikonfirmasi melalui Muhammad Zul Andrika langsung merespon keluhan calon penumpang. “Ya, kita akan turun langsung, dan di KNIA tidak dibenarkan adanya calo tiket,” tegasnya.
Data yang dihimpun Waspada.id, untuk tarif tiket pesawat, misalkan, pesawat Garuda Medan-Cengkareng Jakarta, biasanya Rp2.329250, naik menjadi Rp2.888450.Citilink biasanya Rp1.990.000,- menjadi Rp2,4 juta, Batik Air di Rp2 juta naik menjadi Rp2,7 juta, Lion Air biasanya Rp Rp1,8 juta naik menjadi Rp2,2 juta, Super Air Jet biasanya Rp2 juta naik menjadi Rp2,3 juta. (id101)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.


















































