Tak Mudah Main Di Aceh, Pelatih PSMS Bersyukur Kalahkan Persiraja

2 hours ago 1
OlahragaPSMS Medan

19 Januari 202619 Januari 2026

Tak Mudah Main Di Aceh, Pelatih PSMS Bersyukur Kalahkan Persiraja

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

BANDA ACEH (Waspada.id): Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, mensyukuri kemenangan penting tim asuhannya di kandang lawan.

“Tidak mudah bermain di Aceh dengan atmosfer suporternya. Target awal kami mencuri poin, tapi bersyukur bisa mendapatkan tiga poin,” katanya.

Eko mengatakan disiplin dengan tugas masing masing menjadi kunci utama kemenangan anak anak asuhnya saat melawan tuan rumah Persiraja Banda Aceh.

“Persiapan matang dan disiplin tinggi dengan tetap menjalankan instruksi menjadi kunci kebangkitan PSMS setelah sempat tertinggal,” katanya.

PSMS Medan meraih kemenangan penting setelah menundukkan Persiraja Banda Aceh dengan skor 2-1 pada laga lanjutan Liga 2 Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion H. Dhimurtala, Lampineung, Banda Aceh, Minggu (18/1) malam.

Hasil ini membuat tim berjuluk Ayam Kinantan naik ke peringkat lima klasemen sementara dengan koleksi 23 poin, sementara Persiraja harus turun ke posisi keenam dengan poin yang sama.

Pemain PSMS Medan Zaki Alim menegaskan kemenangan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh tim.

“Kami semua kerja keras untuk ambil poin di kandang lawan. Semua pemain menjalankan taktik dari pelatih dengan baik, dan hasilnya bisa kami bawa pulang,” ujarnya.

Sedang Pelatih Persiraja Banda Aceh, Akhyar Ilyas, mengaku kecewa dengan hasil tersebut. “Kami kecewa karena bermain di kandang dan sempat mendominasi. Kesalahan kecil dimanfaatkan lawan. Dua serangan balik menjadi gol dan itu bahan evaluasi kami,” ujarnya.

Duel Persiraja Banda Aceh kontra PSMS Medan berlangsung sengit pada pekan ke-16 Liga 2 Pegadaian Championship 2025/26. Pertandingan yang digelar di Stadion H Dimurthala, Lampineung, Banda Aceh, Minggu (18/1/2026) malam, berakhir dengan kemenangan tim tamu PSMS Medan dengan skor 2-1.

Duel ini dipimpin wasit asing asal Jepang, Yudai Yamamoto. Sejak awal pertandingan, Persiraja tampil dominan dan langsung mengambil inisiatif serangan. Bermain di hadapan hampir 7.000 pendukungnya, tim tuan rumah terlihat percaya diri dan terus menekan pertahanan PSMS.

Keunggulan Persiraja akhirnya tercipta pada menit ke-34. Berawal dari situasi bola mati hasil tendangan pojok, bola muntah berhasil dimanfaatkan pemain asing asal Spanyol, Juan Mera Gonzales. Tembakan melengkungnya gagal diantisipasi kiper PSMS, sehingga Persiraja unggul 1-0.

Namun, dominasi tersebut membuat Persiraja lengah. PSMS Medan mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-43 melalui skema serangan balik cepat. Dani Saputera lolos dari jebakan offside dan sukses menaklukkan kiper Persiraja.

Gol itu sempat ditinjau melalui VAR sebelum akhirnya disahkan wasit. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum, meski secara permainan Persiraja lebih menguasai laga.

Memasuki babak kedua, PSMS tampil lebih efektif. Tim berjuluk Ayam Kinantan itu berbalik unggul pada menit ke-59. Umpan terobosan cepat kembali berujung gol setelah Adlin Cahya mencetak gol kedua PSMS.

Persiraja berupaya keras menyamakan kedudukan dengan terus menggempur pertahanan PSMS. Namun, rapatnya barisan belakang tim tamu membuat sejumlah peluang tuan rumah tak membuahkan hasil.

Bahkan, PSMS nyaris menambah keunggulan di menit-menit akhir lewat serangan balik, tetapi bola hanya membentur tiang gawang. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 untuk kemenangan PSMS Medan tetap bertahan. (id64)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |