Tabung CNG 3 Kg Lagi Diuji Coba Lemigas, Siap-Siap Ada Kota Pecontohan

2 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah melakukan uji coba penggunaan tabung compressed natural gas (CNG) ukuran 3 kilogram (kg). Uji coba tersebut saat ini dilakukan oleh Lemigas dan telah memasuki tahap penggunaan secara langsung.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) ESDM Laode Sulaeman mengatakan bahwa uji coba akan dilakukan selama satu bulan untuk mengevaluasi kinerja tabung sekaligus melihat respons dan pemanfaatannya oleh pengguna.

"CNG sedang kita lakukan uji coba dalam waktu 1 bulan ini karena uji coba tersebut sudah masuk kepada tahapan pengguna secara langsung. Kalau kemarin kan kita masih uji ketahanan tabung dan lain-lain. Sekarang kita sedang siapkan digunakan dan dievaluasi selama 1 bulan," kata Laode di Gedung DPR RI, Rabu (2/9/2026).

Laode membeberkan, hasil evaluasi ditargetkan sudah dapat diperoleh pada September mendatang. Adapun, evaluasi tidak hanya mencakup aspek teknis atau kinerja tabung, tetapi juga bagaimana CNG tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Meski demikian, Laode menyebut pemerintah belum sampai pada tahap menentukan dampak penggunaan CNG terhadap kebijakan subsidi LPG 3 kg pada 2027. Menurutnya, pihaknya masih harus menyelesaikan sejumlah tahapan uji coba, termasuk memperluas penggunaan CNG ke masyarakat melalui kota-kota percontohan.

"Yang penting sekarang dari hasil uji coba ini nanti akan ditingkatkan lagi ke uji coba tingkat level masyarakat seperti sudah diumumkan oleh Pak Menteri kemarin kan nanti akan ada kota-kota percontohan, setelah itu kita hitung kembali pola distribusinya seperti apa. Setelah itu baru bisa kita hitung berapa konversi yang bisa dilakukan oleh CNG terhadap LPG," kata dia.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan pengembangan tabung Compressed Natural Gas (CNG) berkapasitas 3 kilogram (kg) sebagai alternatif pengganti Liquefied Petroleum Gas (LPG) telah memasuki tahap akhir pengujian.

Menurut Bahlil, dirinya baru saja menerima paparan mengenai perkembangan tabung CNG 3 kg. Saat ini, proses pengujian masih dilakukan oleh Lemigas sebelum produk tersebut dapat digunakan.

"Saya baru tiga hari lalu dipresentasikan hasil tabung 3 kilogram dan valve-nya. Sekarang Lemigas lagi uji yang terakhir," kata dia ditemui di Kementerian ESDM, Senin (3/8/2026).

Menurutnya, berdasarkan laporan yang diterima, hanya tersisa satu tahapan pengujian yakni uji tembak atau pengujian ketahanan tabung terhadap kondisi ekstrem. Adapun uji tersebut dilakukan dengan paparan panas hingga sekitar 850 derajat Celsius.

"Tetapi menurut informasi yang saya terima dari hasil mereka, tinggal uji tembak aja yang belum. Karena itu kan diuji tembak dengan pembakaran 850 panasnya itu. Dan itu sudah tinggal uji tembak aja," ujarnya.

(ven) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |