Status Gunung Bur Ni Telong Turun Ke Level II Waspada

2 days ago 7
Aceh

3 Januari 20263 Januari 2026

Status Gunung Bur Ni Telong Turun Ke Level II Waspada Gunung api Bur Ni Telong. (Waspada.id/Ist)

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

Aktivitas kegempaan menurun, namun potensi peningkatan kembali tetap ada

REDELONG (Waspada.id): Gunung Bur Ni Telong di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, resmi menurunkan statusnya dari Level III (Siaga) menjadi Level II (Waspada) terhitung sejak Sabtu (3/1/2026) pukul 14.00 WIB. Pemenuhan status baru ini dikeluarkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) setelah aktivitas kegempaan menunjukkan tren penurunan signifikan.

Pernyataan resmi disampaikan oleh Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi, Lana Saria, atas nama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral. “Meskipun aktivitas saat ini menurun, potensi peningkatan kembali tetap ada mengingat karakter gunung yang mudah terpicu oleh aktivitas tektonik regional,” jelasnya.

Gunung api bertipe strato dengan ketinggian 2.624 meter di atas permukaan laut itu sempat mengalami peningkatan aktivitas pada 30 Desember 2025. Dalam periode 30–31 Desember 2025, tercatat 20 gempa vulkanik dangkal, 43 gempa vulkanik dalam, serta 7 kali gempa terasa yang berpusat sekitar 5 kilometer di barat daya puncak.

Namun sejak 1 Januari 2026, kondisi menunjukkan perbaikan. Hingga 3 Januari 2026 pukul 12.00 WIB, PVMBG hanya merekam 3 gempa vulkanik dangkal dan 11 gempa vulkanik dalam. Secara visual, kawah Gunung Bur Ni Telong juga tidak mengeluarkan asap, menandakan tidak adanya aktivitas erupsi permukaan.

PVMBG menjelaskan bahwa fluktuasi aktivitas Gunung Bur Ni Telong telah berlangsung sejak Juli 2025 dan sangat dipengaruhi oleh gempa tektonik di sekitarnya.

Selain potensi erupsi yang dipicu gempa, ancaman lain yang perlu diwaspadai adalah hembusan gas vulkanik dari area fumarol dan solfatara yang dapat membahayakan keselamatan jiwa, terutama saat cuaca mendung atau hujan.

Seiring dengan penurunan status, PVMBG mengeluarkan rekomendasi penting bagi masyarakat, wisatawan, dan pendaki untuk tidak mendekati kawah dalam radius 3 kilometer. Mereka juga diimbau menghindari aktivitas di sekitar area fumarol dan solfatara, khususnya saat kondisi cuaca buruk.

“Masyarakat diminta tetap tenang namun waspada, serta selalu mengikuti informasi resmi dari otoritas terkait,” ujar Lana Saria.

Pemantauan intensif terhadap aktivitas Gunung Bur Ni Telong akan terus dilakukan. Status gunung api akan segera ditinjau kembali apabila terjadi perubahan visual maupun kegempaan yang signifikan.

Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui PVMBG di Bandung atau Pos Pengamatan Gunung Api Bur Ni Telong di Desa Serule Kayu, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah.(id.86)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |