Sekjen MUI Dr. Amirsyah Tambunan saat memberikan materi tentang lingkungan dan wakaf dalam seminar nasional tentang lingkungan hidup. Waspada. Id/Khalik
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
KISARAN (Waspada.id): Majelis Lingkungan Hidup (MLH) Mujammadiyah Sumut, melaksanakan seminar nasional lingkungan hidup, bertempat di aula Universitas Muhammadiyah Asahan (UMMA) Kisaran, Kab. Asahan.
Seminar berlangsung, Minggu (8/1), menghadirkan pembicara Dirjen Perhutanan Sosial Kementrian Kehutanan RI Catur Endah Prasetiani P, S.Si, MT, MLH PP Muhammadiyah Dr. Jihadul Mubarak, MA, dan MPW PP Muhammadiyah Dr. Amirsyah Tambunan, MA.
Sekjen MUI Amirsyah Tambunan menyatakan lingkungan yang rusak akan berakibat fatal bagi manusia. Dia memberi contoh, banjir yang terjadi belum lama ini adalah fakta tentang kerusakan lingkungan yang menghancurkan. “Lihat yang di Batang Toru, ada berapa desa hilang,” ujar Amirsyah Tambunan.
Peserta seminar nasional lingkungan hidup yang datang dari berbagai daerah sekitar Asahan. Waspada.id/KhalikMUI sendiri hingga kini, kata Ketua Majelis Wakaf PP Muhammadiyah itu, telah ada 14 fatwa yang dikeluarkan terkait lingkungan, misalnya fatwa sampah.
Sebelumnya, Dirjen Perhutanan Sosial Kemenhub RI pada sesi ini, menyatakan program perhutanan sosial salah satunya memberikan akses kepada masyarakat dapat mengelola dan mengakses serta melestarikan hutan, baik kelompok maupun kelembagaan.
“Hutan seperti kayunya bisa dimanfaatkan, misalnya hutan produksi atau tanam pohon buah dan hasilnya bisa di ambil untuk peningkatan ekonomi,” ujar Catur Endah P.
Sekretaris MLH PP Muhammadiyah Jihadul Mubarak, mengungkap Muhammadiyah punya perhatian kuat terhadap perhutanan sosial, khususnya pada lahan amal usaha Muhammadiyah yang jumlahnya cukup besar.
“Lahan amal usaha Muhammadiyah cukup strategis mendukung program Kementrian Kehutanan, selain banyak ranting Muhammadiyah yang berada di pelosok yg bisa jadi garda terdepan program perhutanan Sosial,” terang Mubarak.
Di sesi ini, Anggota DPRD Sumut Dr. Aripay Tambunan, MSi, memberi informasi tentang program sampah untuk energi yang saat ini sedang dalam proses penggodokan di DPRD Sumut. ” Dewan sedang bekerja melahirkan Perda untuk program ini,” ujar politisi Gerindra itu.
Turut memberi informasi soal lingkungan Wakil Wali Kota Tanjung Balai M. Fadli Abdina yang menyatakan pengendalian banjir di kota yang dipimpinnya.
Aksi penanaman bibit pohon dalam rangka menyongsong Muktamar Muhammadiyah ke 49 dilakukan sebelum seminar nasional lingkungan. Waspada.id/KhalikSekretaris MLH Muhammadiyah Sumut Dr. Salamuddin Nst, MA menyebutkan kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan menyongsong Muktamar Muhammadiyah ke 49 pada 2027 di Medan. “Sebelum seminar kita juga melakukan penanaman bibit pohon di lahan amal usaha Muhammadiyah,” tandas Salam. (Lik)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.





















































