Sampah Menumpuk Di Jembatan Aek Mata, Warga Kota Panyabungan Heran

1 week ago 15
Sumut

4 Januari 20264 Januari 2026

Sampah Menumpuk Di Jembatan Aek Mata, Warga Kota Panyabungan Heran Tumpukan sampah masih terlihat di Jembatan Aek Mata pada siang hari Minggu (4/1).

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

PANYABUNGAN (Waspada.id): Sejumlah warga Kota Panyabungan mengungkapkan kekhawatiran dan keheranan karena sampah menumpuk di beberapa titik jalan raya, termasuk di Jembatan Aek Mata, ibukota Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Kondisi yang tidak biasa ini diperkirakan terkait dengan nonaktifnya petugas kebersihan sejak 1 Januari 2026, serta dugaan keterbatasan anggaran atau kebijakan terkait pengelolaan sampah.

Beberapa warga mengemukakan pendapat mereka terkait kondisi tersebut. Parlindungan, salah satu warga yang berada di lokasi Minggu (4/1), menyatakan bahwa biasanya sampah diangkut setiap hari.

“Tidak biasanya sampah dibiarkan menumpuk di Kota Panyabungan. Mungkin anggaran APBD Madina 2026 tidak ada untuk pengangkutan sampah,” katanya.

Ia menegaskan tidak bermaksud menyudutkan instansi terkait, namun sebagai warga yang membayar pajak, merasa perlu bertanya mengenai penyebab penumpukan sampah.

“Kalau itukan urusan Bupati dan Kadis Lingkungan Hidup, warga kan heran kenapa sampah dibiarkan berhari-hari,” ucapnya sebelum berlalu.

Warga lain, Muhammad Yudi Nasution, mengutarakan bahwa penumpukan sampah di Jembatan Aek Mata dipandangnya sebagai bukti kurangnya pemahaman pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengenai pentingnya kebersihan.

“Saya pikir tidak ada tumpukan sampah di jembatan di Sumatera Utara, kecuali di Kota Panyabungan Kab. Madina,” katanya.

Menurutnya, warga membuang sampah di lokasi tersebut karena menduga ada kesepakatan antara Bupati dan Wakil Bupati Madina untuk menjadikan tempat itu sebagai lokasi pembuangan.

“Kalau di depan ruko atau kios warga maklum, tetapi jika di jembatan pasti karena ada kesepakatan,” ujarnya sambil mengangkat bahu.

Kadis Lingkungan Hidup Madina, Khairul, yang dikonfirmasi langsung dan melalui Plt Kadis Komunikasi dan Informatika Madina, Rahmad Dalimunthe, S.Pd, melalui WhatsApp pada Minggu (4/1) hingga berita ini diterima redaksi, belum memberikan tanggapan meskipun pesan sudah terbaca (centang dua).(id100)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |