RI Menang Lelang Lahan Kampung Haji, 500 Meter dari Masjidil Haram

1 day ago 11

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memastikan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto telah memenangkan bidding untuk hotel dan lahan di Makkah, Arab Saudi. Hotel dan lahan tersebut merupakan bagian dari pembangunan Kampung Haji Indonesia di tanah suci.

"Jadi kan ada yang bentuknya hotel yang sudah jadi dan kemudian itu kita beli, yang tahun ini Insya Allah sudah bisa kita pergunakan, akan menampung sementara ya, sementara kurang lebih akan menampung di kisaran 24.000 sampai 25.000 jemaah. Selain itu ada tanah yang di situlah nanti akan kita bangun Kampung Haji kita itu," ujar Prasetyo kepada wartawan setelah retret Kabinet Merah Putih di kediaman pribadi Prabowo di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).

Bahkan, menurut Prasetyo, Pemerintah Arab Saudi memberikan privelese kepada Pemerintah Indonesia untuk memilih lokasi lahan yang strategis.

"Dan bapak presiden sudah memutuskan memilih satu lokasi yang jaraknya kurang lebih hanya 500 meter dari Masjidil Haram," kata Prasetyo.

"Kalau saya tidak salah yang (LOT) nomor 3. Itu untuk jadi apanya? Nanti kita akan bangun Kampung Haji itu. Jadi yang ada hotel, ada mal, dan lain-lain itu ya? Iya, kita berharap juga ada klinik di situ," lanjutnya.

Politikus Partai Gerakan Indonesia Raya itu juga berharap ada food court sehingga jemaah haji Indonesia bisa memiliki tempat yang representatif dan nyaman dalam menunjang ibadah. Tidak hanya untuk haji melainkan juga untuk umrah.

"Jumlah jemaah umrah kita hampir mencapai 1,8 juta dalam satu tahun. Ini sebuah potensi yang cukup besar," ujar Prasetyo.

CEO Danantara Indonesia sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani sebelumnya mengungkapkan bahwa pemerintah Indonesia telah membeli sebuah hotel beserta lahan seluas sekitar 5 hektare di Makkah, Arab Saudi, yang akan dikembangkan sebagai Kampung Haji Indonesia.

Hotel yang dibeli adalah Novotel Thakher Makkah, yang memiliki kapasitas 1.461 kamar dan tiga menara, serta mampu menampung 4.383 calon haji Indonesia. Ke depan, pemerintah juga merencanakan pembangunan tambahan 13 menara, sehingga total kamar akan meningkat menjadi 6.025 kamar.

Dengan pengembangan tersebut, Kampung Haji Indonesia diharapkan dapat menampung ribuan calon haji Indonesia dengan fasilitas yang lebih terintegrasi, nyaman, dan efisien.

Rosan sebelumnya juga menjelaskan bahwa lokasi Kampung Haji Indonesia ini berada sangat dekat dengan Masjidil Haram, jauh lebih strategis dibandingkan tempat tinggal jemaah haji Indonesia selama ini yang umumnya berjarak antara 4,5 hingga 6 kilometer.

Nilai pembelian hotel dan tanah tersebut mencapai sekitar US$ 500 juta. Sementara itu, rencana pembangunan lanjutan berupa 13 menara tambahan dan pusat perbelanjaan diperkirakan membutuhkan investasi sebesar US$ 700 hingga US$ 800 juta.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |