Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan permintaan tambahan anggaran bagi Kementerian/Lembaga (K/L) hanya akan disetujui sebagian dari total Rp900 triliun permintaan.
"Ada yang disetujui, tapi nggak semua," ujarnya kepada wartawan di Kantor LPS, Jakarta pada Senin (3/8/2026).
Purbaya mengatakan tidak mengabulkan seluruh permintaan karena untuk menjaga defisit APBN berada di kondisi sehat atau di bawah 3 persen.
Keputusan final mengenai tambahan anggaran tersebut, kata Purbaya, berada di tangan Presiden Prabowo Subianto.
"Kami sudah laporkan ke presiden, tinggal tunggu pesan presiden aja."
Sebagaimana diketahui, Badan Anggaran (Banggar) DPR RI telah menerima kompilasi kebutuhan tambahan anggaran kementerian atau lembaga (K/L) untuk 2027, yang telah disampaikan melalui mitra komisi masing-masing, mulai dari Komisi I-XIII.
Ketua Banggar Said Abdullah mengatakan, total usulan anggaran tambahan belanja K/L untuk tahun anggaran 2027 mencapai Rp 984 triliun, dari pagu yang dirancang sebesar Rp 1.389,94 triliun.
Dengan catatan ini, maka total anggaran K/L bila disepakati pemerintah akan mencapai Rp 2.373,94 triliun pada tahun depan, jauh lebih tinggi dari target pada 2026 sebesar Rp 1.510,5 triliun.
"Kami serahkan usulan dari berbagai pembahasan yang sudah disepakati antara komisi dengan mitra masing-masing," kata Said saat rapat kerja dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait pembahasan pembicaraan pendahuluan RAPBN 2027, di Gedung Parlemen, Jakarta, Senin (29/6/2026).
Menurut Said, keputusan akhir terkait tambahan anggaran belanja K/L ini sepenuhnya ada di tangan pemerintah yang diwakili oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa selaku Bendahara Negara.
Said mengatakan, nantinya nilai rancangan belanja K/L untuk tahun anggaran 2027 akan langsung disampaikan pemerintah saat pembacaan Nota Keuangan beserta RAPBN 2027 pada 16 Agustus 2026.
"Kita akan menunggu tanggal 16 setelah paripurna. 16 Agustus ya, nota keuangan yang akan disampaikan pemerintah," ucap Said.
(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]

8 hours ago
1















































