Potret 'Neraka Bolong' Panggang Jepang, Suhu Tembus 40 Derajat

8 hours ago 3

Jepang dilanda gelombang panas ekstrem hingga 40 Deraja Celsius lebih.

Seorang pengunjung beristirahat di dekat kabut pendingin di depan pagoda lima lantai di kuil Sensoji, tempat wisata populer, saat pemerintah Jepang mengeluarkan peringatan serangan panas di Tokyo dan prefektur lainnya karena gelombang panas, di Tokyo

Seorang pengunjung beristirahat di dekat kabut pendingin di depan kuil Sensoji saat pemerintah Jepang mengeluarkan peringatan serangan panas di Tokyo dan prefektur lainnya karena gelombang panas, di Tokyo, Jepang, Rabu (22/7/2026). (REUTERS/Issei Kato)

Para pengunjung yang membawa payung berjalan di sepanjang Jalan Nakamise di distrik Asakusa, sebuah tempat wisata populer, saat pemerintah Jepang mengeluarkan peringatan serangan panas di Tokyo dan prefektur lainnya karena gelombang panas, di Tokyo, Jepang, 22 Juli 2026.

Jepang dilanda gelombang panas ekstrem yang mengancam jiwa dengan suhu di sejumlah wilayah diperkirakan menembus lebih dari 40 derajat Celsius. Pemerintah menyebut kondisi tersebut sebagai "kokushobi" atau "hari yang sangat panas", kategori baru yang diperkenalkan untuk menandai cuaca dengan suhu mencapai sedikitnya 40 derajat Celsius. (REUTERS/Issei Kato)

Para wanita yang mengenakan yukata, atau kimono kasual musim panas, menggunakan kipas portabel saat mereka berjalan di sepanjang Jalan Nakamise di distrik Asakusa, sebuah tempat wisata populer, karena pemerintah Jepang mengeluarkan peringatan serangan panas di Tokyo dan prefektur lainnya akibat gelombang panas, di Tokyo, Jepang, 22 Juli 2026.

Para wanita yang mengenakan yukata, atau kimono tradisional Jepang, berjalan di sepanjang Jalan Nakamise, Distrik Asakusa, Tokyo, sambil membawa kipas portabel untuk meredakan terik cuaca. Badan Meteorologi Jepang mengeluarkan peringatan serangan panas di sebagian besar wilayah negara itu, dengan Rabu diperkirakan menjadi hari kedua berturut-turut yang masuk kategori 'kokushobi' atau hari yang sangat panas. Suhu diprediksi menembus 40 derajat Celsius di Kumagaya, sebelah utara Tokyo, serta Nagoya di Jepang bagian tengah. (REUTERS/Issei Kato)

Seorang pekerja toko makanan cepat saji tradisional melakukan 'Uchimizu', yaitu menyiramkan air ke jalanan yang panas di musim panas, sebuah tradisi Jepang kuno yang bertujuan untuk mendinginkan udara saat air menguap, di sepanjang Jalan Nakamise di distrik Asakusa, tempat wisata populer, saat pemerintah Jepang mengeluarkan peringatan serangan panas di Tokyo dan prefektur lainnya karena gelombang panas, di Tokyo, Jepang, 22 Juli 2026.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk mengambil langkah pencegahan guna menghindari dampak serius akibat cuaca panas. Warga diminta menggunakan pendingin udara secara maksimal, memperbanyak konsumsi air putih, serta membatasi aktivitas di luar ruangan, terutama dalam waktu yang lama. (REUTERS/Issei Kato)

Seorang pekerja toko makanan cepat saji tradisional mencoba mendinginkan seseorang dengan menuangkan air ke kepalanya, di sepanjang Jalan Nakamise di distrik Asakusa, tempat wisata populer, saat pemerintah Jepang mengeluarkan peringatan serangan panas di Tokyo dan prefektur lainnya karena gelombang panas, di Tokyo, Jepang, 22 Juli 2026.

Dalam beberapa tahun terakhir, Jepang menghadapi musim panas yang semakin ekstrem. Pada 2025, negara itu mencatat rekor suhu tertinggi sepanjang sejarah, yakni 41,8 derajat Celsius. Meningkatnya frekuensi gelombang panas mendorong Badan Meteorologi memperkenalkan istilah kokushobi sebagai kategori resmi untuk hari-hari dengan suhu mencapai 40 derajat Celsius atau lebih. (REUTERS/Issei Kato)

Orang-orang yang membawa payung berjalan di dekat kabut yang menyejukkan saat pemerintah Jepang mengeluarkan peringatan serangan panas di Tokyo dan prefektur lainnya karena gelombang panas, di Tokyo, Jepang, 22 Juli 2026.

Dampak cuaca panas juga terus meningkat. Data terbaru Badan Manajemen Kebakaran dan Bencana menunjukkan sebanyak 4.580 orang dilarikan ke rumah sakit akibat serangan panas selama periode 6-12 Juli, dengan tujuh di antaranya meninggal dunia. Sepanjang musim panas 2025, lebih dari 100.000 orang tercatat menjalani perawatan di rumah sakit akibat penyakit yang berkaitan dengan paparan panas ekstrem. (REUTERS/Issei Kato)

Add logo_svg as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Berita Kasus| | | |