Review Sepekan
Chandra Dwi Pranata, CNBC Indonesia
20 September 2026 09:00
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) acuan global sedikit melemah pada perdagangan Jumat (18/9/2026) akhir pekan ini, mengikuti pelemahan harga minyak nabati pesaing di bursa Dalian dan Chicago serta harga minyak mentah, namun tetap mencatatkan kenaikan mingguan.
Melansir data dari Refinitiv, harga CPO acuan Malaysia untuk kontrak yang berakhir Desember 2026 ditutup melemah 0,77% di level RM 4.898 per ton pada perdagangan Jumat lalu. Namun sepanjang pekan ini, harga CPO masih melonjak 1,74% secara point-to-point.
"Kontrak berjangka CPO Malaysia tetap berada di wilayah negatif pada Jumat lalu, mencerminkan tekanan jual di seluruh sektor komoditas selama jam perdagangan Asia," kata seorang pedagang yang berbasis di Kuala Lumpur, dikutip dari Reuters, Minggu (20/9/2026).
Kontrak minyak kedelai paling aktif di Dalian, turun 1,56%. Sementara kontrak minyak sawitnya, ambles 1,64%. Harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade (CBoT) terkoreksi 0,74%.
Minyak sawit bergerak mengikuti harga minyak nabati pesaing karena bersaing memperebutkan pangsa pasar minyak nabati global.
Pelaku pasar memantau dengan cermat pengumuman resmi dari pemerintah India mengenai potensi penurunan tarif impor yang dapat berdampak pada permintaan minyak sawit Malaysia.
Di sisi lain, harga minyak mentah global melemah selama tiga hari berturut-turut karena meredanya kekhawatiran mengenai gangguan pasokan dari Arab Saudi mengimbangi kecemasan akan meluasnya konflik Timur Tengah di tengah pertempuran baru antara Arab Saudi dan kelompok Houthi Yaman.
Harga minyak mentah berjangka yang lebih rendah membuat minyak sawit menjadi pilihan yang kurang menarik sebagai bahan baku biodiesel.
Produksi minyak sawit di wilayah penghasil utama Indonesia, Kalimantan dapat turun sebesar 12% hingga 15% pada kuartal IV-2026 akibat perkebunan yang terdampak cuaca kering berkepanjangan dan kebakaran lahan yang meluas.
CNBC INDONESIA RESEARCH
(chd)

50 minutes ago
2
















































