Potret Chaos Iran, Massa Ngamuk Bakar Mobil-Negara Kacau Balau

17 hours ago 4
Para pengunjuk rasa berkumpul saat kendaraan terbakar, di tengah kerusuhan anti-pemerintah yang terus berkembang, di Teheran, Iran, dalam cuplikan layar yang diperoleh dari video media sosial yang dirilis pada 9 Januari 2026. (Social Media/via REUTERS)

Aksi protes besar-besaran kembali mengguncang Iran pada Jumat (9/1/2026), dengan kobaran api terlihat di sejumlah kota saat bangunan, kendaraan, dan fasilitas umum terbakar di tengah kerusuhan. Gambar-gambar yang disiarkan televisi pemerintah memperlihatkan bus, mobil, dan sepeda motor dilalap api, serta kebakaran di stasiun metro dan bank. (Social Media/via REUTERS)

Para pengunjuk rasa berkumpul saat kendaraan terbakar, di tengah kerusuhan anti-pemerintah yang terus berkembang, di Teheran, Iran, dalam cuplikan layar yang diperoleh dari video media sosial yang dirilis pada 9 Januari 2026. (Social Media/via REUTERS)

Di tengah situasi tersebut, Iran dilaporkan sebagian besar terputus dari dunia luar setelah pihak berwenang memblokir akses internet nasional untuk menekan protes yang meluas. Pemutusan jaringan itu membuat panggilan telepon internasional tidak dapat terhubung, sejumlah penerbangan dibatalkan, dan situs-situs berita online Iran hanya sesekali memperbarui informasi. (Tangkapan Layar Video Reuters/SOCIAL MEDIA)

Para pengunjuk rasa berkumpul saat kendaraan terbakar, di tengah kerusuhan anti-pemerintah yang terus berkembang, di Teheran, Iran, dalam cuplikan layar yang diperoleh dari video media sosial yang dirilis pada 9 Januari 2026. (Social Media/via REUTERS)

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menuduh para pengunjuk rasa bertindak atas nama Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Ia mengatakan para perusuh telah menyerang properti publik dan memperingatkan bahwa Teheran tidak akan mentolerir pihak-pihak yang bertindak sebagai “tentara bayaran untuk orang asing”. (Social Media/via REUTERS)

Para pengunjuk rasa berkumpul saat kendaraan terbakar, di tengah kerusuhan anti-pemerintah yang terus berkembang, di Teheran, Iran, dalam cuplikan layar yang diperoleh dari video media sosial yang dirilis pada 9 Januari 2026. (Social Media/via REUTERS)

Protes yang bermula dari lonjakan inflasi di Republik Islam Iran pada akhir bulan lalu kini berkembang menjadi gelombang perbedaan pendapat terbesar dalam tiga tahun terakhir. Kerusuhan dilaporkan terjadi di seluruh provinsi, sementara kelompok hak asasi manusia mencatat puluhan korban tewas sejak demonstrasi menyebar ke berbagai wilayah. (X/@Osint613)

Para pengunjuk rasa berkumpul saat kendaraan terbakar, di tengah kerusuhan anti-pemerintah yang terus berkembang, di Teheran, Iran, dalam cuplikan layar yang diperoleh dari video media sosial yang dirilis pada 9 Januari 2026. (Social Media/via REUTERS)

Sejumlah kendaraan dilaporkan hangus terbakar selama aksi protes. Televisi pemerintah menuding Organisasi Mujahidin Rakyat (MKO), kelompok oposisi yang berpisah setelah Revolusi Islam 1979, sebagai dalang kerusuhan. Seorang jurnalis stasiun televisi pemerintah yang melaporkan dari Jalan Shariati di kota pelabuhan Rasht, di pesisir Laut Kaspia, menyebut situasi di lokasi bak “zona perang”, dengan deretan toko dilaporkan mengalami kerusakan. (Tangkapan Layar Video X/@AdityaRajKaul)

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |