Banjir parah akibat hujan deras memaksa ribuan warga mengungsi dari rumah mereka di Mozambik, sementara sejumlah orang terperangkap di atap rumah setelah air meluap dan menenggelamkan permukiman. Para pekerja bantuan menyampaikan kondisi tersebut pada Senin (19/1/2026). (REUTERS/Amilton Neves)
Tim penyelamat bersama para sukarelawan dikerahkan untuk menjangkau para korban selamat, termasuk dengan menggunakan perahu nelayan berukuran kecil guna mencapai wilayah-wilayah yang terendam dan sulit diakses. (REUTERS/Amilton Neves)
Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC) menyatakan banjir ini secara langsung berdampak pada lebih dari 620.000 orang. Sedikitnya 72.000 rumah dilaporkan terendam, sementara kerusakan meluas terjadi pada infrastruktur penting seperti jalan, jembatan, dan pusat kesehatan. (REUTERS/Amilton Neves)
Nampak area daratan yang sangat luas tertutup air, dengan hanya puncak-puncak pohon yang masih terlihat di permukaan. Hingga saat ini, belum ada perkiraan resmi mengenai jumlah korban tewas maupun luka akibat banjir terbaru tersebut. (REUTERS/Amilton Neves)
Mozambik, yang berada di kawasan Afrika bagian selatan, kerap dilanda bencana terkait cuaca ekstrem yang menurut para ilmuwan semakin diperparah oleh perubahan iklim. Kantor berita Portugal, Lusa, mengutip Direktur Nasional Pengelolaan Sumber Daya Air Agostinho Vilanculos yang membandingkan ketinggian air pekan lalu dengan banjir besar pada tahun 2000, yang kala itu menewaskan sekitar 700 orang. (REUTERS/Amilton Neves)

3 hours ago
1

















































