Piala Dunia 2026 Resmi Mulai, Luar Stadion Malah Chaos dan Bentrok

1 day ago 12
Para petugas polisi berjaga-jaga selama demonstrasi pada hari pertandingan pembukaan Piala Dunia FIFA 2026, di luar Stadion Azteca, di Mexico City, Meksiko, 11 Juni 2026. (REUTERS/Fred Ramos)

Petugas kepolisian bersiaga di sekitar Stadion Azteca, Mexico City, Meksiko, Kamis (11/6/2026) waktu setempat, saat berlangsungnya pertandingan pembuka Piala Dunia FIFA 2026. Ratusan keluarga korban orang hilang menggelar aksi unjuk rasa dengan memanfaatkan sorotan global terhadap turnamen tersebut untuk menarik perhatian dunia atas krisis orang hilang di Meksiko serta mendesak pemerintah mengambil langkah yang lebih tegas dalam penanganannya. (REUTERS/Fred Ramos)

Para anggota kelompok pencarian orang hilang, yang kerabatnya menjadi korban kartel narkoba Meksiko, melakukan protes di dekat Stadion Azteca selama pertandingan pembukaan Piala Dunia FIFA 2026 di Mexico City, Meksiko, 11 Juni 2026.

Para demonstran berasal dari berbagai negara bagian dan tergabung dalam kelompok akar rumput yang dikenal sebagai madres buscadoras atau "ibu-ibu pencari". Sejak malam sebelumnya, mereka berkumpul di ibu kota untuk mengikuti aksi menyalakan lilin dan pawai menuju stadion menjelang pertandingan pembuka turnamen. (REUTERS/Rolando Ramos)

Seorang wanita memegang papan tanda selama protes yang bertujuan untuk menarik perhatian pada orang-orang hilang di Meksiko, menggunakan pembukaan Piala Dunia FIFA 2026 untuk menggalang dukungan dan mengecam apa yang digambarkan para demonstran sebagai kurangnya tindakan pemerintah, di Guadalajara, Meksiko, 11 Juni 2026.

Aksi yang awalnya berlangsung damai menampilkan para peserta mengenakan pakaian putih atau jersey hijau tim nasional Meksiko yang dihiasi foto kerabat mereka yang hilang. (REUTERS/Michelle Freyria)

Para demonstran bentrok dengan petugas polisi selama protes pada hari pertandingan pembukaan Piala Dunia FIFA 2026, di dekat Stadion Azteca, di Mexico City, Meksiko, 11 Juni 2026.

Namun, situasi memanas ketika sebagian kelompok merobohkan pagar pembatas dan bentrok dengan aparat keamanan. (REUTERS/Quetzalli Nicte-Ha)

Para petugas polisi berjaga-jaga selama demonstrasi pada hari pertandingan pembukaan Piala Dunia FIFA 2026 di Mexico City, Meksiko, 11 Juni 2026. (REUTERS/Fred Ramos)

Ratusan polisi antihuru-hara kemudian dikerahkan di sekitar stadion. Pemerintah Meksiko mengkonfirmasi bahwa 19 gerakan sosial telah merencanakan protes di dekat stadion selama pekan pembukaan Piala Dunia. (REUTERS/Fred Ramos)

Para demonstran bentrok dengan petugas polisi selama protes pada hari pertandingan pembukaan Piala Dunia FIFA 2026, di dekat Stadion Azteca, di Mexico City, Meksiko, 11 Juni 2026.

Saat bentrokan meletus, sejumlah demonstran terlihat melemparkan pagar pembatas ke arah barisan polisi yang berjaga di lokasi. Diketahui koalisi luas dari berbagai kelompok ikut serta dalam demonstrasi tersebut, termasuk organisasi sosial, kelompok keluarga korban penghilangan paksa, guru pembangkang, organisasi petani, dan pekerja transportasi.(REUTERS/Quetzalli Nicte-Ha)

Para demonstran bentrok dengan petugas polisi selama protes pada hari pertandingan pembukaan Piala Dunia FIFA 2026, di dekat Stadion Azteca, di Mexico City, Meksiko, 11 Juni 2026.

Menjelang laga pembuka, para aktivis memasang ribuan poster orang hilang di sepanjang jalur menuju stadion serta membuat grafiti berisi pesan protes. Salah satu slogan yang muncul berbunyi "Bola akan pulang, tetapi kapan anak-anak kami akan pulang?". Campa berharap perhatian dunia terhadap Piala Dunia dapat membantu menggalang dukungan internasional bagi pencarian para korban, yang jumlahnya di Meksiko kini mendekati 135.000 orang. (REUTERS/Fred Ramos)

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |