PFII Segera Beroperasi di Jakarta, Bali Masih Dievaluasi

3 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah memastikan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) akan memulai operasional tahap awalnya di Jakarta. Adapun rencana pengembangan PFII di Bali masih dalam tahap evaluasi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah telah menetapkan lokasi awal PFII di Jakarta agar pusat keuangan internasional tersebut bisa segera beroperasi.

"Sudah (lokasi sudah ditentukan), tahap awal di Jakarta," kata Airlangga saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dikutip Detikcom, Kamis (20/8/2026).

Meski demikian, Airlangga belum mengungkapkan lokasi spesifik yang akan digunakan sebagai kantor awal PFII.

Sementara itu, rencana pembangunan PFII di Bali masih terus dikaji pemerintah. Menurut Airlangga, salah satu lokasi yang sedang dievaluasi berada di lahan milik Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).

"Bali dalam evaluasi, di salah satu lokasi milik Danantara," ujarnya.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, mengungkapkan alasan di balik pemilihan lokasi Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII), yakni Jakarta dan Bali.

Menurutnya, Jakarta sebagai lokasi awal didasari oleh keinginan Presiden Prabowo Subianto agar kelembagaan ini bisa langsung beroperasi.

"Lokasinya untuk awal ini memang di Jakarta dulu, kenapa? Karena Bapak Presiden ingin ini semua langsung kerja, ada momentumnya ya," ujar Rosan usai konferensi pers di Kantor DJP, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Adapun Bali, Rosan mengatakan pembangunan PFII di sana membutuhkan waktu untuk proses pembangunannya, termasuk pembangunan infrastruktur fisik. Namun, Bali dipilih karena memiliki daya tarik yang kuat di mata para investor global.

(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |